Minggu, 17 Februari 2019 12:15 WITA

"Pasar Makin Sepi, Pajak Makin Mahal," Curhat Pedagang Pasar Maricaya ke Ariady Arsal

Editor: Aswad Syam
Caleg nomor urut satu DPR RI Dapil 1 Sulsel dari Partai PKS, Ariady Arsal, saat mengunjungi Pasar Maricaya, Makassar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Caleg nomor urut satu DPR RI Dapil 1 Sulsel dari Partai PKS, Ariady Arsal, mengunjungi Pasar Maricaya, Makassar. Dalam aksi blusukannya, caleg kelahiran Selayar ini, mendengarkan aspirasi dari pedagang dan pengunjung di pasar, Minggu (17/2/2019).

Ariady yang menyapa dengan ramah dengan senyuman khas kepada pedagang, mendapat keluhan mengenai pungutan pajak di Pasar. Pasalnya pedagang harus membayar pajak yang setiap hari semakin mahal, namun tidak ada perbaikan sama sekali di pasar.

"Pasar semakin sepi tapi pajaknya semakin mahal. Kami harus bayar pajak tiap hari namun tidak ada renovasi yang terjadi di pasar. Yang ada kami harus benahi sendiri. Di mana penanggungjawabnya ini pasar," ujar Asdar, salah satu pedagang di pasar Maricaya.

Ariady yang mendengar keluhan tersebut, menyampaikan keprihatinannya dan menjelaskan mengenai mekanisme pengelolaan pasar. Di mana penanggung jawab pasar adalah Pemerintah Daerah Kota Makassar.

Loading...

"Retribusi pajak yang dibayarkan tiap hari memang harus dirasakan manfaatnya di pasar. Sehingga pasar bisa lebih nyaman dan kondusif. Kalau seperti ini, saya akan coba komunikasikan bagaimana pemda, agar bisa mempertanggung jawabkan pengelolaan Pasar Maricaya," ungkap Ariady yang juga membeli beberapa dagangan dari Asdar.

Ariady yang kini merupakan Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Selatan, juga mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan baik di Pemilu April mendatang.

"Kita harus pilih wakil rakyat yang mengerti permasalahan rakyat, dan bisa memfasilitasi dalam menyelesaikannya. Sudah cukup ekonomi kita lesu, karena ketidakmampuan pemerintah dalam mengelolanya," tutup Ariady.

Loading...
Loading...