Sabtu, 16 Februari 2019 17:15 WITA

"Saya Lolos Setelah Menipu Pemimpin ISIS," Ujar Janda Cantik Ini

Editor: Aswad Syam
Tareena Shakil

RAKYATKU.COM, INGGRIS - Kasus Shamima Begum, yang dilarang kembali ke Inggris, memunculkan satu per satu kisah pelarian janda ISIS. Salah satunya, Tareena Shakil.

Janda cantik yang dijuluki Towie Jihadi ini, pada hari itu berangkat ke Suriah bersama dengan putranya, pada Oktober 2014. Dia masuk lewat Turki.

Masa itu, dia tergiur dengan kehidupan kekhalifaan yang dijanjikan ISIS di Suriah.

Namun, kenyataan tidak seindah yang dibayangkan. Tareena pun mengerti apa yang terjadi pada Shamima Begum. Penyiksaan-penyiksaan yang dialami Shamima, juga dialami Tareena.

Akibatnya, dia tak tahan dan ingin kembali ke Inggris. Namun, jika berterus terang akan kembali ke Inggris, tentulah dilarang.

Akhirnya pada Februari 2016, Tareena menipu pemimpin ISIS dengan mengatakan akan mengunjungi suaminya. Dia pun diizinkan.

Tareena tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dia menyewa taksi yang mengantarnya ke dekat perbayasan Turki. Dengan putranya dalam gendongannya, Tareena berlari melintasi lapangan dengan desingan peluru dari penembak jitu.

Tareena Shakil berpose dengan senjata

Dia pun lolos menuju Inggris dari Turki. Sayang, di Bandara Heathrow, Inggris dia ditahan polisi.

Shakil, yang ibunya, Mandy, adalah seorang Muslim kulit putih Inggris, dihukum karena bergabung dengan ISIS dan dipenjara selama enam tahun pada Februari 2016.

Keyakinannya datang setahun setelah dia ditangkap setelah mendarat di Heathrow. Dia dibebaskan dengan lisensi pada bulan Juli, kata kerabat kemarin.

Loading...

"Saya sudah melihatnya beberapa kali sejak itu, termasuk saat Natal. Dia telah meletakkan semua radikalisasi di belakangnya dan hanya ingin hidup normal sekarang. Dia tidak lagi memakai jilbab," ujar kerabatnya.

Kerabat itu mengatakan Shakil memiliki beberapa kontak diawasi dengan putranya, tetapi dia tidak dalam tahanannya.

Gambar CCTV Tareena Shakil di Bandara East Midlands dengan anak balita sebelum pasangan itu naik penerbangan ke Turki dalam perjalanan ke Suriah.

Ayah Shakil, Mohammed (47), dan saudara laki-lakinya, Tareem (25), dipenjara November lalu karena menjalankan keributan narkoba di daerah.

Inggris bisa dipaksa untuk mengambil kembali puluhan pengantin jihad lainnya. 

Para menteri kemarin bersumpah, untuk tidak mengambil risiko nyawa Inggris untuk menyelamatkan remaja yang hamil Shamima Begum, yang memohon untuk pulang meski tidak 'menyesal' tentang empat tahun hidupnya di Suriah.

Dari kiri, Kadiza Sultana, 16 tahun, Amira Abase, 15 tahun dan Shamima Begum, 15 tahun.

Menteri Dalam Negeri Sajid Javid mengatakan tadi malam, dia akan menggunakan semua kekuatan yang tersedia untuk mencegah Begum kembali ke Inggris, sementara sumber keamanan mengatakan kepada The Times bahwa dia akan diperlakukan sebagai ancaman keamanan nasional, jika dia kembali ke tanah Inggris. 

Tetapi jika Begum (19), berhasil melintasi perbatasan ke konsulat Inggris, para pejabat akan memiliki sedikit pilihan selain membiarkannya di rumah, sehingga NHS dapat merawat bayinya.

Loading...
Loading...