Sabtu, 16 Februari 2019 12:28 WITA

Tujuh Mega Proyek Rp23 Miliar Dilaunching di HUT Parepare ke-59

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tujuh Mega Proyek Rp23 Miliar Dilaunching di HUT Parepare ke-59
Masjid Agung Kota Parepare. Ist

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Sebanyak tujuh mega proyek senilai Rp 23 miliar lebih akan dilaunching pada perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Parepare ke-59. 

Tujuh mega proyek itu akan diresmikan langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah di Lapangan Andi Makkasau Parepare, saat puncak perayaan HUT Kota, pada Senin (18/2/2019) pekan depan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), Zulkarnain menyebutkan, tujuh mega proyek itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Insentif Daerah (DID) sebagai reward dari pemerintah pusat.

Zul, sapaan pria berkacamata ini menguraikan, tujuh mega proyek yang dimaksud, yakni pembangunan Reservoar 1000 M3, pembangunan Gedung Perawatan Nusa Indah, Gedung Pemulasaran Jenasah, Auditorium BJ Habibie, Taman Baca Syariah, Rehabilitasi Masjid Agung, dan peningkatan jalan kota yang tersebar di tiga titik, yaitu Jalan Amal Bakti, Jalan Bambu Runcing, dan Jalan Alam Marham Raya.

“Total anggarannya sekitar Rp 23 miliar lebih,” ujar Zul yang juga Kepala Bidang Perencanaan Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Parepare, Minggu, (17/2/2019).

Zul menguraikan, pembangunan Resevoar menelan anggaran sebesar Rp1.5 miliar yang bersumber dari DAK. Proyek ini dilaksanakan CV Trigusnanda Citra Pratama. 

Loading...

Sementara, pembangunan Gedung Perawatan Nusa Indah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau juga menggunakan anggaran DAK sebesar Rp4.7 miliar yang dikerjakan PT SAS Cipta Konsorsium.

Proyek lainnya yang akan dilaunching, yakni Gedung Pemulasaran Jenasah RSUD Andi Makkasau dengan anggaran Rp1.3 miliar yang dilaksanakan CV Arya Anugrah.

Selanjutnya, pembangunan Auditorium BJ Habibie yang menggelontorkan anggaran DAU Rp4.3 miliar yang dikerjakan PT Adha Indotama. Taman Baca Syariah yang bersumber dari anggaran DAU Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) sebesar Rp786 juta dilaksanakan rekanan CV BHB Anjala.

“Kalau rehabilitasi Masjid Agung dananya bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp605 juta, rekanannya CV Ammanullah Aflah,” urai Zul.

Lanjut Zul, peningkatan jalan kota yang tersebar di tiga titik menghabiskan anggaran DAK sebanyak Rp9.8 miliar yang dilaksanakan PT Lumpue Indah. 

Loading...
Loading...