Kamis, 14 Februari 2019 18:30 WITA

Pacari Siswinya, Guru di Malaysia Ditonjok Paman Si Gadis

Editor: Aswad Syam
Pacari Siswinya, Guru di Malaysia Ditonjok Paman Si Gadis
Guru di Malaysia dipukul

RAKYATKU.COM, MALAYSIA - Kelab Info Malaysia melaporkan, seorang guru yang diduga berpacaran dengan seorang siswi, baru-baru ini ditinju oleh dua pria. Salah satu dari mereka, adalah paman gadis itu. 

Guru berusia 38 tahun itu, dilaporkan bekerja di SKJT (Sekolah Jenis Kebangsaan Tamil) Simpang Morib. Menurut kepala polisi Kuala Langat, Inspektur Azizan Tukiman, ia adalah penasihat di sekolah tersebut. 

Sebelum perselisihan terjadi, dia sebenarnya pergi ke Taman Damai Morib, untuk bertemu dengan gadis berusia 19 tahun, yang ditemani oleh pamannya. 

Azizan berbagi informasi, bahwa paman gadis itu mabuk dan agresif selama pertemuan itu. 

Azizan dikutip oleh Kosmo mengatakan, “Pertemuan menjadi tegang ketika remaja itu memarahi guru, karena mengganggunya. Ketika guru ingin memanggil polisi, paman dan temannya meninju hidungnya sampai berdarah.” 

Namun demikian, petugas kepolisian cukup terkejut, karena gurunya lari dari tempat kejadian tanpa memanggil polisi. 

Setelah paman gadis itu diinterogasi, terungkap bahwa ada perkelahian yang melibatkan pemerasan. 

Loading...

Polisi sekarang mencari teman paman yang masih bebas. Mereka percaya, perselisihan itu disebabkan kesalahpahaman antara guru dan gadis itu. 

Dengan demikian, kasus ini akan diselidiki lebih lanjut di bawah Bagian 506 KUHP untuk pelanggaran pidana dan Bagian 323 dari gugatan yang sama untuk menyebabkan cedera. 

Karena kasus ini menjadi viral, guru telah tampil dan memposting pernyataannya di Facebook. 

Dia mengklaim, dia berhadapan dengan paman gadis itu, karena dia tidak mengirimnya ke sekolah lebih dari setahun. 

Di atas semua itu, ia mengklaim bahwa kasus itu adalah masalah narkoba, alkohol dan gangster, tetapi Azizan dengan cepat menyanggah klaim itu.  

Di sisi lain, penyelidikan polisi mengungkapkan, guru tersebut telah menerima perawatan psikiatris dari rumah sakit di Klang dan Banting sejak 2013.

Loading...
Loading...