Senin, 11 Februari 2019 22:57 WITA

Petinggi Berkarya Pilih Jokowi, Priyo Tunggu Titah Tommy Soeharto

Editor: Aswad Syam
Petinggi Berkarya Pilih Jokowi, Priyo Tunggu Titah Tommy Soeharto
Muchdi PR. (Foto: Yulida/Detik)

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Muchdi PR mbalelo. Partainya, Berkarya sleama ini ada di belakang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, Wakil Ketua Partai Berkarya itu, ikut dalam deklarasi dukungan purnawirawan TNI ke Jokowi-Ma'ruf di JIEXPO Kemayoran, Minggu (11/2/2019).

Tak pelak, itu membuat pengurus Partai Berkarya kelabakan. Sekjen Berkarya, Priyo Budi Santoso kemudian menegaskan, dukungan Muchdi ke Jokowi tak berkaitan dengan partai. 

"Apakah partai akan mengambil langkah tindak lanjut? Tentang ini saya belum mau berkomentar. Kita menunggu arahan Ketum (Tommy Soeharto) dan juga pandangan Ketua Wantim (Titiek Soeharto), Ketua Wanhor (Tedjo Eddy), para waketum, dan tokoh lainnya," kata Priyo. 

Priyo bilang, dukungan Muchdi PR itu merupakan manuver pribadi. Priyo menegaskan, partainya tetap ada di kubu Prabowo Subianto dan tidak berpaling.

"Partai Berkarya tetap pada garis keputusan mendukung penuh Prabowo-Sandi dan tidak berpaling kepada yang lainnya. Kami tidak bergeser sedikit pun. Kami memerintahkan kepada semua DPW dan DPD se-Indonesia, semua ormas pendiri dan didirikan, para caleg semua tingkatan, dan relawan se-Indonesia untuk tetap fokus pada dwi-sukses partai, yaitu sukses menang legislatif dan sukses Prabowo presiden," ungkapnya sebagaimana dilansir Detik.

Sementara itu, Muchdi mengatakan, dirinya melihat Pak Jokowi sudah berbuat banyak selama 5 tahun ini. 

Loading...

"Itu jelas pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat dan rakyat Indonesia. Sudah jelas, kan," kata Muchdi. 

Muchdi mencontohkan, pembangunan di era Jokowi mulai jalan tol, bandara, hingga pelabuhan. 

Mantan Danjen Kopassus ini mengaku kenal baik dengan Prabowo. Tapi dia menilai, Prabowo tidak bisa melakukan apa yang dijalankan Jokowi. 

"Pak Prabowo kan kawan saya. Jadi saya kira itu mungkin tidak bisa dilakukan oleh Pak Prabowo 5 tahun ke depan," ujar pria yang menjabat Waketum Berkarya ini.

Loading...
Loading...