Senin, 11 Februari 2019 22:11 WITA

Penduduk Miskin Lutim Turun 0,43 Persen

Penulis: Ikram
Editor: Aswad Syam
Penduduk Miskin Lutim Turun 0,43 Persen
Suasana Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Luwu Timur 2020, Senin (11/2/2019) di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Lutim.

RAKYATKU.COM, LUWU TIMUR - Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan, penduduk miskin di Luwu Timur turun 0,43 persen dari jumlah 7,23 persen. 

Olehnya itu, perlu upaya serius untuk menekannya sampai di level 7 persen. 

Demikian dikatakannya saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Luwu Timur 2020, Senin (11/2/2019) di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Lutim.

Menurutnya, persentase penduduk miskin masih di atas 7 persen. Jumlah penduduk miskin absolut Lutim pada 2017 sebesar 21,94 ribu jiwa. Dengan persentase 7,66 persen. Naik sekitar 0,14 persen atau sekitar 800 jiwa, dibanding kondisi Maret 2016, angka kemiskinan 7,52 persen.

Berdasarkan data dari BPS, penduduk miskin di Lutim pada 2018 sebesar 7,23 persen. 

Angka ini menunjukkan, penduduk miskin Lutim berkurang 0,43 persen.

Namun demikian, Indeks Kepuasan Masyarakat sangat tinggi mencapai 76,48 persen di tahun 2017. 

Loading...

Sedangkan tingkat pengangguran terbuka sebanyak 2,58 persen dari partisipasi Angkatan Kerja di 2017 mencapai 70,03 persen.

Untuk itu kata Bahri Suli, Pengusulan RKPD harus mampu menjawab tantangan strategis, sehingga outputnya menjadi komitmen bersama seluruh stakeholder dalam konsistensi anggaran perencanaan dalam penyusunan APBD.

Pada 2020 nanti, kebijakan prioritas yang akan ditekankan pada Pembangunan Manusia, dengan meningkatkan kualitas Pelayanan Dasar dan penanggulangan kemiskinan.

Pemanfaatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui akselerasi pertanian dalam arti luas, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan serta Pengembangan Pariwisata.

Pemanfaatan daya saing daerah melalui peningkatan infrastruktur dasar yang berkualitas untuk konektifitas, dan pemanfaatan tata kelola pemerintahan yang berkualitas, penempatan kawasan strategis daerah, dan pelestarian Sumber Daya Alam dan Lingkungan.

"Program proritas ini, adalah solusi untuk menjawab isu-isu strategis di 2020 nanti," pungkas Bahri Suli.

Loading...
Loading...