Minggu, 10 Februari 2019 13:55 WITA

Bayi Tewas Terkena Cairan Rokok Elektrik

Editor: Aswad Syam
Bayi Tewas Terkena Cairan Rokok Elektrik
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, AUSTRALIA - Kita sering berpikir, bahwa vaping atau rokok elektrik, sebagai alternatif yang lebih aman daripada rokok biasa. 

Tapi sebuah insiden terjadi di Victoria, Australia. Seorang bayi terbunuh, karena terkena cairan vaping.

Dilansir dari The Herald Sun, koroner belum merilis rincian seputar kematian bayi itu. Namun dipastikan, penyebab kematiannya adalah karena keracunan dari cairan vaping. 

Sayangnya ini bukan insiden pertama, di mana seorang anak kehilangan nyawanya dengan cara ini. 

Pada 2013, seorang bocah Israel berusia 2 tahun, meninggal setelah melakukan kontak dengan sejumlah kecil nikotin dari botol e-cig milik kakeknya. 

Demikian pula, pada 2014, seorang anak Amerika berusia 1 tahun, terbunuh setelah terpapar nikotin cair. 

Seiring semakin populernya pena vape dan e-cig, jumlah insiden yang melibatkan anak-anak diperkirakan akan bertambah. 

Bayi Tewas Terkena Cairan Rokok Elektrik

Yang mengkhawatirkan, statistik di AS dan Australia menunjukkan, jumlahnya meningkat dua kali lipat selama beberapa tahun. 

Loading...

Menurut American Association of Poison Control, "Satu sendok teh nikotin cair, bisa mematikan bagi seorang anak, dan jumlah yang lebih kecil dapat menyebabkan penyakit parah, seringkali memerlukan perjalanan ke unit gawat darurat." 

Ada 3 cara agar anak-anak dapat terpapar cairan beracun: 

Mulut:  Seorang anak tidak harus menelan cairan uap untuk diracuni. Bahkan jika mereka menempatkannya di mulut mereka, jumlah yang mematikan dapat diserap melalui selaput lendir. 

Menelan:  Jika seorang anak menelannya, mereka akan menyerapnya melalui jalur pencernaan mereka. 

Kontak kulit:  Nikotin dapat diserap melalui kulit, begitulah cara kerja nikotin. Bahkan beberapa menit paparan bisa mematikan. 

Orang tua dan pengasuh harus mengawasi anak-anak di bawah 5 tahun dan memastikan mereka tidak memiliki akses mudah ke kartrid, isi ulang atau botol. 

Perlu dicatat, merek yang mengklaim bebas nikotin terkadang mengandung lebih banyak nikotin daripada merek biasa. 

Dapatkan bantuan medis segera jika Anda melihat gejala overdosis nikotin termasuk: 

  • Muntah 
  • Detak jantung yang cepat 
  • Penampilan gelisah dan tidak stabil 
  • Sulit bernafas 
  • Air liur meningkat
Loading...
Loading...