Sabtu, 09 Februari 2019 13:17 WITA

Tiga Alasan Kajati Sulsel Setop Kasus Dugaan Reses Fiktif DPRD Makassar

Penulis: Himawan
Editor: Mulyadi Abdillah
Tiga Alasan Kajati Sulsel Setop Kasus Dugaan Reses Fiktif DPRD Makassar
Kajati Sulsel, Tarmizi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penyelidikan dugaan korupsi reses fiktif di tubuh DPRD Makassar telah resmi dihentikan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. 

"Dua minggu lalu sudah diekspose di depan Kajati, para asisten, dan jaksa senior. Tim sudah maksimal melakukan penyelidikan," kata Kajati Sulsel Tarmizi, Jumat (8/2/2019).

Ada tiga faktor yang membuat penyelidikan perkara ini tidak bisa dipaksakan. Pertama, tim penyelidik tekah melakukan turun langsung ke lapangan. Namun hasil tersebut juga nihil. 
Kedua, penyelidik belum menemukan adanya indikasi penyimpangan yang dilakukan pada program tahun 2015/2016 ini. 

Ketiga, hasil audit BPKP Sulsel pada tahun 2016/2017, pelaksananaan reses anggota DPRD Kota Makassar tidak memiliki indikasi melawan hukum. 

Loading...

"Saya tidak bisa memaksakan perkara ini lebih lanjut. Maka untuk ada kepastian hukum perkara ini kami tutup," imbuhnya. 

Sebelumnya reses fiktif di tubuh DPRD kota Makassar mencuat pada bulan Agustus lalu. Sejak saat itu, Kejati melakukan pengumpulan bahan keterangan dan data hingga pada akhirnya menutup kasus ini di bulan Januari 2019. 

Loading...
Loading...