Jumat, 08 Februari 2019 19:25 WITA

KPU Parepare Kembali Sasar Pemilih Pemula

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Aswad Syam
KPU Parepare Kembali Sasar Pemilih Pemula
Komisioner KPU Parepare, berfoto bersama para pemilih pemula, usai sosialisasi kepemiluan, Jumat (8/2/2019).

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Semakin mendekati pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada April mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, makin intens bersosialisasi.

Sosialisasi ini, demi meningkatkan partisipasi pemilih dan ikut memberikan hak suaranya pada hari pencoblosan. 

Kelompok yang disasar kali ini, pemilih pemula, yang ditandai dengan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula. Kegiatan digelar di Balai Ainun Parepare, Jumat (8/2/2019).

Komisioner KPU Parepare Divisi SDM, Sosialisasi dan Parmas Firman Mustafa mengatakan, semakin giatnya sosialisasi yang dilakukan KPU Parepare, dengan menyasar pemilih pemula, atas dasar UU No 7 tahun 2017, memberikan jaminan bagi pemilih pemula yang telah genap berusia 17 tahun, untuk menyalurkan hak pilihnya di pemilu 2019. 

Selain itu, kata Mustafa, dinilai penting karena secara kuantitas, jumlah pemilih pemula terbilang besar. Sehingga, sangat rawan dipolitisasi dan dijadikan sebagai alat komoditas politik untuk mendongkrak popularitas oleh pihak tertentu, yang tidak bertanggung jawab.

Firman mencontohkan, di Parepare misalnya, jumlah pemilih pemula berada di angka 2.947. Dengan belum cukupnya pengalaman kepemiluan yang dimiliki para pemilih pemula, dianggap penting memberi pendidikan kepemiluan, khususnya pemberian suara saat di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Loading...

"Pemilih pemula rawan dipengaruhi, didekati dan dimobilisasi. Ini tak lepas dari dari karakter pemula yang masih labil dan emosional," ujarnya.

Firman menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan narasumber komisioner KPU Parepare lainnya, dan diikuti puluhan pelajar perwakilan sekolah tingkat atas se-Kota Parepare, yang usianya telah genap 17 tahun.

Hal yang sama dikatakan Ketua KPU Parepare Hasruddin Husain. Menyasar pemilih pemula dalam menanamkan ilmu kepemiluan, karena pemilih pemula rawan dijadikan sasaran untuk orang mempraktikkan politik uang. Sehingga, dalam konteks ini pemula tidak lagi menjadi generasi muda yang cerdas dan merdeka, dalam menentukan nasib bangsa Indonesia melalui Pemilu 2019.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap, pemilih pemula menjadi generasi muda bangsa Indonesia yang cerdas dan merdeka, dalam menyalurkan hak pilihnya di pemilu 2019. Demi masa depan Indonesia dan Parepare secara khusus," pungkasnya.

Loading...
Loading...