Senin, 04 Februari 2019 15:19 WITA

Silaturahmi ke Rakyatku.com, PKS Makassar Beberkan Target Kursi

Editor: Adil Patawai Anar
Silaturahmi ke Rakyatku.com, PKS Makassar Beberkan Target Kursi
Pimpinan Redaksi Rakyatku.com, Mulyadi Abdilah saat menerima buku dari Ketua DPD PKS Makassar, Anwar Parug.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar mengunjungi Kantor Rakyatku.com, Jalan Pelita Raya 2, Senin (4/2/2019). 

Kunjungan ini dipimpin Ketua DPD Anwar Parug, Sektretaris DPD Rustang Ukkas, BPPK DPD Rini H, dan Sekretaris Umum DPD Ruchwana Tensima.

Anwar Parug mengatakan, kunjungan kali ini merupakan silaturahmi. Mengingat pasca perombakan pengurusan, kader fokus dengan konsolidasi untuk menata pengurus internal.

"Kami mohon maaf baru bisa silaturahmi. Ini dikarenakan kami fokus pada pembenahan kader pasca perombakan pengurus," kata Anwar.

Anwar juga menyinggung soal target DPD PKS Makassar. Menurutnya, mengukur kemampuan caleg saat ini, PKS bisa mendapatkan 10 kursi, yang sebelumnya PKS di DPRD Makassar berhasil membuat fraksi dengan 5 kursi.

"Target 10 kursi. Setiap dapil 2 kursi. Kita melihat geliat teman-teman luar biasa. Kader PKS terkenal dengan loyalis tinggi dan militan. Sehingga kami yakin itu," jelas Anwar.

Loading...

Silaturahmi ke Rakyatku.com, PKS Makassar Beberkan Target Kursi

Ruchwana menambahkan, PKS Makassar selektif dalam perekrutan caleg. PKS memilih caleg berdasarkan kompetensi bukan karena uang semata. Sehingga saat caleg dor to dor ke masyarakat yang terjadi pendidikan politik. Bukan politik praktis berbasis materi.

"Kita ingin mau merubah iklim demokrasi. Makanya saat turun, kita edukasi politik. Jika kita memiliki kempauan untuk memperjuangkan keinginan masyarakat. Seperti di Luwu, masyarakat bersatu modali salah satu kades, pada saat terpilih, semua harapan warga terjawab langsung," pungkasnya

Sementara Pimpinan Redaksi Rakyatku.com, Mulyadi Abdilah mengapresiasi atas kunjungan DPD PKS Makassar. Ia berharap, jelang pilpres terutama pileg, caleg-caleg bisa mensosialisasikan program-programnya.

"Kami terbuka untuk itu. Mengingat jangan sampai masyarakat tahu wakilnya dari politik praktis. Masyarakat harus paham dengan program-program calon wakilnya. Apakah program ini mampu mengawal harapan warga," katanya.

Loading...
Loading...