Rabu, 09 Januari 2019 21:49 WITA

Calon Jemaah Umrah Bilang Serasa Mau Gila, Bos Abu Tours Jawab Begini

Penulis: Himawan
Editor: Abu Asyraf
Calon Jemaah Umrah Bilang Serasa Mau Gila, Bos Abu Tours Jawab Begini
Suasana sidang kasus Abu Tours di PN Makassar, Rabu (9/1/2019).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Perkara dugaan penipuan yang dilakukan oleh PT Abu Tours meninggalkan pilu bagi Asia. Warga Jalan Sukaria 13 Makassar ini mengungkap kisah saat dirinya beserta keluarganya tak jadi berangkat. 

Saat menjadi saksi dalam persidangan yang digelar Rabu (9/1/2018), Asia mengaku menyetor Rp110 juta. Uang itu merupakan uang pensiunan yang ia terima setelah mengabdi sebagai guru selama 30 tahun. 

"Waktu saya berangkat pertama kali, pelayanan Abu Tours memang bagus sekali. Jadi setelah saya terima uang pensiun tahun lalu, saya langsung mendaftar umrah lagi sama sembilan keluarga saya," kata Asia di hadapan majelis hakim. 

Asia masih berharap dirinya beserta sembilan orang keluarganya bisa berangkat umrah. Berbagai cara telah ia tempuh. Termasuk mendaftar sebagai kreditur dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Abu Tours. 

Eks guru SMP Negeri 10 Makassar ini kadang pusing bila ia mengingat uang yang dibayarkannya kini raib entah ke mana. Asia menyetor uang pada Juni 2017. Dia mengambil paket promo. Mereka dijanjikan berangkat pada Desember 2018.

"Kadang saya merasa gila juga kalau ingat itu. Tapi saya tetap berharap bisa umrah lagi apalagi ini ada keluarga saya. Saya bukan agen. Jadi kerugian saya itu lebih besar daripada agen," terang Asia. 

loading...

Dia mengaku hampir menambah Rp4 juta untuk masing-masing orang agar diberangkatkan pada Juni 2018. Sebelum uang itu diserahkan, bos Abu Tours, Muhammad Hamzah Mamba tertangkap. 

"Ibarat kita punya penyakit jantung ini tidak diobati tetapi langsung ditarik jantung ta. Saya berharap diberangkatkan apalagi masih ada asetnya," harap Asia. 

Menanggapi kesaksian Asia, bos Abu Tours Muhammad Hamzah Mamba punya jawaban tersendiri. Menurutnya, ia bisa saja memberangkatkan Asia kalau saja dirinya tidak ditangkap polisi. 

"Ini utang saya dunia akhirat. Saya mau berangkatkan ibu, tetapi saya ditahan. Jadi bagaimana saya mau urus keberangkatan ibu," kata Hamzah.

Loading...
Loading...