Selasa, 01 Januari 2019 20:50 WITA

Kesaksian Warga Sebelum Anggota Brimob Ditikam

Penulis: Syukur
Editor: Fathul Khair Akmal
Kesaksian Warga Sebelum Anggota Brimob Ditikam
Suasana di lobi RS Bhayangkara, Makassar, Selasa (1/1/2019).

RAKYATKU.COM - Seorang anggota Brimob menjadi korban penikaman di jalan Rappokalling Utara 1, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Selasa (1/1/2019). Aksi penikaman itu terjadi sekitar pukul 00.30 Wita. 

Anggota Brimob Polda Sulsel yang menjadi korban yakni Briptu Ari Putra Utama. Salah seorang warga, GL yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, awalnya ada orang yang ngebut mengendarai motor di lorong itu. Warga langsung menegur. Tidak lama setelah ditegur, datanglah orang yang tidak dikenal menyerang.

"Mungkin dia tidak terima ditegur, apalagi dalam kondisi mabuk sehingga marah. Ada yang ditombak, ada yang ditikam," ungkapnya.

Masih di sekitar TKP, terdapat beberapa barang yang rusak. Terlihat kompresor, motor, gelas, beserta piring. Bekas darah di lantai yang baru saja dibersihkan pun masih terlihat.

Terkait kasus penikaman tersebut, informasi yang didapatkan di IGD RS Bayangkara, ada dua korban yang masuk.

"Sudah dibawa ke lantai dua dioperasi. Ada dua orang tapi tidak tahu yang mana anggota" ungkap salah satu pegawai yang ditemui di IGD RS Bayangkara.

Sementara itu, anggota piket yang sempat ditemui di lantai satu RS Bayangkara membenarkan adanya oknum anggota yang dioperasi di lantai dua. Hanya saja mereka enggan bercerita banyak.

Loading...

Adapun Ipda Yance, Pawas Piket saat korban dibawa ke lantai dua enggan memberi komentar. Ia mengatakan ada perintah dari atasannya agar kasus tersebut tak diekspos dulu. 

"Ada perintah nggak boleh dulu," ungkap Yance.

Dansat Brimob, Kombes Pol Adeni Muhan membenarkan angggotanya yang jadi korban penikaman. Hanya saja Muhan pun enggan memberi penjelasan detil. Ia mengatahkan untuk meminta penjelasan dari Kabid Humas Polda Sulsel atau Kapolrestabes.

"Ada, maaf satu pintu yang jawab Kabid Humas Polda atau Kapolrestabes Makassar," ungkap Muhan.

Kanit Reskrim Polsek Tallo, Iptu Ramli yang sempat
ditemui di Polsek Tallo menyebut tak bisa memberi komentar banyak atas kasus tersebut. Ia menyebut belum ada pelaku yang diamankan.

"Ke Polres saja, tidak enak kalau saya. Belum ada diamankan," ungkap Ramli saat ditemui.

Loading...
Loading...