Selasa, 01 Januari 2019 12:32 WITA

Cerita di Balik Pernikahan Bermahar Sandal Jepit

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Cerita di Balik Pernikahan Bermahar Sandal Jepit
Foto/Detikcom.

RAKYATKU.COM - Kisah sepasang pengantin yang menikah dengan mahar sandal jepit ramai mendadak viral. Keduanya diketahui adalah Budi Rissdianto dan Julia Warasita, warga Kecamatan Kebumen, Kebumen, Jawa Tengah.

Rupanya, ada alasan di balik penggunaan sendal jepit sebagai mahar. Pengantin perempuan, Julia Warasita mengaku tidak ingin membebani suaminya.

"Semua karena saling ikhlas saja dan saya nggak mau memberatkan pihak lelaki dalam memberi mahar," kata Julia.

Julia mengaku senang dengan kesederhanaan. Sandal jepit dinilai menjadi simbol kesederhanaan yang kemudian dia pilih. "Ya hanya karena sederhana aja, kami juga suka pakai sandal jepit," imbuhnya. 

Sebelum menikah, kata Julia, pihaknya lebih dulu berkonsultasi ke beberapa pihak salah satunya penghulu. 

Loading...

"Ya kami konsultasi dulu, boleh nggak kalau maharnya itu sandal jepit. Kan nggak harus seperangkat alat salat atau uang," bebernya kepada Detikcom, Selasa (1/1/2019).

Suami Julia, Budi Risdianto menambahkan, dirinya melamar Julia pada 30 April 2018 lalu. Setelah sepakat, akhirnya mereka melangsungkan pernikahan pada Sabtu kemarin. 

"Harga sandalnya cuma Rp 9 ribu dan saya beli di warung tetangga, terus dirangkai sendiri di pigura seharga Rp 150 ribu. Alhamdulillah semuanya lancar," ungkap Budi.    
 

Loading...
Loading...