Selasa, 01 Januari 2019 06:20 WITA

CCTV Perlihatkan, Potongan Tubuh Khashoggi Dibawa Dalam Tas

Editor: Aswad Syam
CCTV Perlihatkan, Potongan Tubuh Khashoggi Dibawa Dalam Tas
Potongan rekaman CCTV yang menunjukkan tas berisi jasad Jamal Khashoggi dibawa ke rumah Konsul.

RAKYATKU.COM, TURKI - Sebuah rekaman konon menunjukkan, bagian tubuh wartawan Saudi Jamal Khashoggi yang terpotong-potong, dibawa dalam tas.

Di CCTV itu, seorang pria terlihat membawa tas hitam dan koper ke rumah konsul jenderal Saudi di Istanbul, Turki.

Mengenakan pakaian biasa, para lelaki membawa barang bawaan - yang diduga berisi jasad jurnalis yang dibantai - satu demi satu.

Kediaman itu berada tidak jauh dari konsulat, tempat Khashoggi yang merupakan pengkritik kebijakan Saudi, terbunuh pada awal Oktober.

Laporan mengklaim dia dibunuh dan dipotong-potong.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Turki mengatakan, pria 60 tahun itu terbunuh dalam waktu tujuh menit dalam pembunuhan "yang direncanakan", yang direkam dalam rekaman.

Mevlut Cavusoglu mengatakan, dia telah mendengarkan klip "menjijikkan" - yang menangkap 'kenikmatan' ahli forensik, ketika dia memotong tubuh Khashoggi.

Dia mengatakan kepada surat kabar Jerman Sueddeutsche Zeitung: "Dapat didengar bagaimana ahli forensik mengajar yang lain: mereka harus mendengarkan musik sementara dia memotong tubuh. Seseorang memperhatikan bagaimana dia menikmatinya."

Rekaman itu memperlihatkan sejumlah tas yang dibawa ke kediaman konsul jenderal Saudi - diduga pada hari pembunuhan dua bulan lalu - disiarkan oleh saluran TV pro-pemerintah Turki.

Saluran A Haber melaporkan, total lima tas tampaknya dibawa melalui pintu masuk utama kediaman, oleh para pria.

Seorang pejabat Turki mengatakan laporan media, yang juga dimuat oleh surat kabar Sabah yang pro pemerintah, di situs webnya, tampaknya akurat.

Namun, mereka tidak memberikan perincian lebih lanjut.

Menurut Sabah, tas-tas itu dibawa ke kediaman dengan minibus hitam pada pukul 3:09 (12.09 malam GMT).

Tidak ada jawaban langsung dari otoritas Saudi, untuk permintaan Reuters untuk mengomentari rekaman tersebut.

Khashoggi adalah orang dalam kerajaan, yang menjadi kritikus Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Dia mulai menulis untuk Washington Post setelah pindah ke Amerika Serikat tahun lalu.

Para pejabat Saudi telah menolak tuduhan, bahwa putra mahkota memerintahkan kematiannya.

Pembunuhannya telah memicu kemarahan global dan merusak reputasi internasional pangeran berusia 33 tahun itu, yang merupakan pemimpin kerajaan secara de facto.

Setelah menawarkan banyak penjelasan kontradiktif mengenai nasib Khashoggi, Riyadh mengatakan, ia telah terbunuh dan tubuhnya dipotong-potong ketika negosiasi untuk membujuknya kembali ke Arab Saudi gagal.

Sisa-sisa wartawan itu belum ditemukan, dan Turki telah berulang kali bertanya kepada Arab Saudi, di mana mereka berada.

Bulan lalu, polisi Turki menggeledah sebuah vila terpencil di daerah pantai tenggara Istanbul, sebagai bagian dari penyelidikan.

Kantor kejaksaan umum Arab Saudi mengatakan, bulan lalu pihaknya sedang mempersiapkan hukuman mati untuk lima orang.

Ditambahkan, bahwa 11 dari 21 tersangka telah didakwa dan akan diajukan ke pengadilan di Arab Saudi.

Cavusoglu mengatakan pekan lalu, Ankara bekerja dengan negara-negara lain untuk mengambil investigasi, atas pembunuhan Khashoggi ke PBB.

Loading...