Jumat, 28 Desember 2018 13:01 WITA

4 Pegawai RSUD Dradjat Diperiksa Terkait Pungli Biaya Jenazah Korban Tsunami

Editor: Mulyadi Abdillah
4 Pegawai RSUD Dradjat Diperiksa Terkait Pungli Biaya Jenazah Korban Tsunami
Ilustrasi

RAKYATKU.COM - Pihak Penyidik Polres Serang Kota menyelidiki adanya dugaan pungli (pungutan liar) terhadap pengurusan jenazah korban tsunami Selat Sunda di RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara Serang.

Penyidik sudah meminta keterangan terhadap empat orang pegawai di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) rumah sakit Pemerintah Kabupaten Serang yang terlibat dalam dugaan tersebut. 

Keempat orang yang diperiksa tersebut berinisial sebagai kepala forensik, BY sopir ambulance, FT dan AR sebagai anggota forensik rumah sakit.

Loading...

Kapolres Serang Kota, AKBP Firman Affandi mengaku akan melihat mengenai potensi naik status untuk proses penyidikan, setelah dilakukan proses gelar perkara. 

Polisi akan mendalami kasus ini ke penyelidikan dan sedang mencari apakah pungutan untuk korban tsunami ini juga terjadi pada korban lain. Penyelidikan dilakukan atas adanya dugaan pungutan pengambilan jenazah korban sebesar Rp 3,9 juta.

Loading...
Loading...