Senin, 24 Desember 2018 20:48 WITA

Kejati Minta Bantuan KPK Lacak Jen Tang, ACC: "Kenapa Baru Sekarang?"

Penulis: Himawan
Editor: Aswad Syam
Kejati Minta Bantuan KPK Lacak Jen Tang, ACC:
Jen Tang, saat masih disidang di PN Makassar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Keberadaan tersangka kasus dugaan korupsi penyewaan lahan negara, Soedirjo Aliman alias Jen Tang, hingga kini masih misterius. 

Hal ini seakan menjadi kado terburuk bagi Kejaksaan Tinggi Sulsel, jelang pergantian tahun mengingat status buron taipan besar di Makassar ini, sudah lebih setahun.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Tarmizi sebelumnya mengatakan, pihaknya sudah mengirimi surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk meminta bantuan melacak keberadaan direktur PT Jujur Jaya Sakti itu. Namun, hingga kini belum kabar dari pemberitahuan tersebut.

"Hari ini sudah saya tandatangani suratnya ditujukan ke KPK. Mudah-mudahan KPK dengan peralatan yang memang memungkinkan tanpa izin pengadilan, bisa lebih maksimal dan menginformasikan yang bersangkutan," kata Tarmizi, Jumat (7/12/2018) lalu.

Selain cara di atas, tim intelijen Kejati sebenarnya sudah turun untuk mencari keberadaan Jen Tang. Berbagai selebaran telah disebar, koordinasi dengan Kejati seluruh Indonesia juga sudah dilakukan. Namun, tetap saja hasilnya nihil.

Wakil ketua Lembaga Anti Korupsi ACC Makassar Kadir Wokanubun, pesimistis dengan usaha penyidik kejaksaan tersebut. Menurutnya, Kejati memang belum pernah melakukan upaya serius dalam penangkapan Jen Tang.

"Bagi saya belum ada upaya serius dan maksimal dari kejaksaan, untuk menangkap yang bersangkutan padahal sudah lebih setahun," kata Kadir kepada Rakyatku.com, Senin (24/12/2018).

Loading...

Kadir juga mempertanyakan upaya Kejati, yang meminta bantuan KPK dalam menangkap Jen Tang. Menurutnya, mengapa baru sekarang Kejaksaan Tinggi meminta bantuan KPK mengingat status buronan Jen Tang sudah lebih setahun.

"Inikan persoalan teknis pencarian saja namun yang paling penting adalah keseriusan mencari pelakunya. Toh kasusnya sudah lama sekali, kenapa baru mau untuk meminta bantuan, kan ada intelijen di kejaksaan tinggi," imbuhnya.

Sebelumnya Soedirjo Aliman alias Jen Tang, diduga kuat telah menginisiasi pertemuan proses sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Di mana proses penyewaan lahan tersebut terjadi setelah difasilitasi M Sabri, atas permintaan PT Pelindo dan PT Pembangunan Perumahan (PP), agar dipertemukan dengan Rusdin dan Jayanti Ramli, selaku pengelola tanah garapan tersebut.

Dengan bukti surat pengelola tanah garapan nomor 31/BL/IZ/2003, yang diketahui Lurah Buloa Ambo Tuwo dan Camat Tallo AU Gippyng Lantara. Adapun untuk permohonan surat hak garap Rusdin, nomor register 88/07/IX/2003 dan Jayanti Ramli nomor 30/BL/IX/2003 dan surat saksi Lurah dan Camat Nomor registrasi 87/07/IX/2003, dengan luas 39.9 meter persegi.

Loading...
Loading...