Minggu, 23 Desember 2018 11:21 WITA

Hendak Bubarkan Diri, Demonstran di Palopo Dihadiahi Bogem Mentah Polisi

Penulis: Hamka Tadda
Editor: Aswad Syam
Hendak Bubarkan Diri, Demonstran di Palopo Dihadiahi Bogem Mentah Polisi
Salah seorang mahasiswa, Erick Estrada menjadi bulan-bulanan personel kepolisian. (Foto: Hamka Tadda/Rakyatku.com)

RAKYATKU.COM, LUWU - Aksi unjuk rasa dilakukan Aliansi Wija To Luwu, untuk menyambut kehadiran Presiden RI, Joko Widodo, di Bandara Lagaligo, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Awalnya, aksi itu berlangsung aman, namun ujungnya ricuh.

Bentrokan terjadi, kala para demonstran yang hendak membubarkan diri menuju titik awal aksi di Batas Kota Palopo-Luwu.

Melihat hal tersebut, pihak kepolisian dari jajaran Polres Luwu, meminta kepada para demonstran untuk menyerahkan spanduk yang digunakan untuk melakukan aksi.

Enggan menyerahkan spanduknya, pihak kepolisian dan massa aksi pun terlibat tarik-menarik yang berujung bentrokan.

Tak hanya personel Polres Luwu, personel Polres Palopo yang berada di lokasi kejadian, juga ikut terlibat bentrokan dengan para demonstran.

Loading...

Dalam aksinya, massa menuntut Presiden Joko Widodo mencabut moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB).

Selain itu, mereka juga menuntut kepada Presiden, segera memekarkan Luwu Tengah sebagai DOB.

"Ada tiga hal yang menjadi tuntutan kami, cabut moratirum DOB, mekarkan Luwu Tengah sebagai DOB dan mekarkan Provinsi Tana Luwu," kata Korlap Aksi, Sultan.

Loading...
Loading...