Minggu, 23 Desember 2018 09:02 WITA

Citizen Report

Dilaunching JK, UIM Akan Bangun Gedung Perkuliahan 20 Lantai

Editor: Aswad Syam
Dilaunching JK, UIM Akan Bangun Gedung Perkuliahan 20 Lantai
Wapres HM Jusuf Kalla memencet bel peresmian Menara UIM 20 lantai. Tampak Rektor UIM, Dr Majdah M Zain, HM Aksa Mahmud, KH Sanusi Baco, dan Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wakil Presiden Republik Indonesia, M Jusuf Kalla, resmi melaunching pembangunan infrastruktur Universitas Islam Makassar (UIM), Sabtu (22/12/2018) kemarin. Peluncuran digelar di Auditorium KH Muhyiddin Zain, UIM.

Infrastruktur yang diluncurkan JK, berupa gedung rektorat 6 lantai, gedung perpustakaan 4 lantai, ruang serba guna yang memuat 4.000 orang, masjid yang memuat 2.000 jemaah, student centre, fasilitas olahraga, dan menara UIM berlantai 20.

Rektor UIM, Dr Majdah Agus Arifin Nu’mang menjelaskan, untuk tahap pertama akan dibangun gedung rektorat dan perpustakaan, kemudian dilanjutkan tahap kedua menara UIM, student center, fasilitas olahraga.

“Kami mohon petunjuk dari Bapak Wakil Presiden RI dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, untuk membawa UIM lebih maju, baik dari sisi akademik dan infrastruktur,” harap Ketua Muslimat NU Sulsel ini.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, Prof Iskandar Idy, dalam sambutannya berterima kasih kepada JK dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Mohammad Nasir yang menyempatkan hadir. 

“Tentunya ke depan kami selalu berharap bimbingan dari Wakil Presiden RI Bapak M Jusuf Kalla yang juga sebagai Ketua Dewan Penyantun Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar untuk selalu membimbing kami, khususnya dalam pembangunan infrastruktur UIM,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Mohammad Nasir dalam sambutannya, mengungkapkan, tugas pertama kementerian yang dipimpinnya, bagaimana selalu mendorong perguruan tinggi bermutu, dan menghasilkan lulusan yang punya daya saing dan kompetitif. 

"Olehnya itu, kami telah menghilangkan dikotomi perguruan tinggi negeri dan swasta," paparnya.

Loading...

Kedepannya, perguruan tinggi yang memiliki kualitas pasti akan diminati masyarakat, begitupun sebaliknya yang tidak bermutu, maka akan ditinggalkan masyarakat. 

"UIM harus terus berbenah, untuk meningkat mutu. Sehingga menghasilkan alumni yang kompetitif," pinta Ketua PP LPTNU ini.

Kemudian dalam arahannya, Wakil Presiden RI M Jusuf Kalla di hadapan sivitas akademika UIM, Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulsel mengungkapkan, ilmu itu makin cepat majunya, yang menyebabkan kemajuan teknologi. Olehnya itu untuk memajukan bangsa kata JK, tiada lain adalah memajukan ilmu dan teknologi.

"Umat Islam dewasa ini masih selalu membanggakan sejarah perkembangan Islam masa lalu, padahal untuk memajukan Bangsa ini tidak harus melihat itu, melainkan memajukan Ilmu dan Teknologi," bebernya.

Untuk memajukan sebuah bangsa sebut dia, setidaknya harus melakukan tiga hal. Yakni, memajukan ilmu dan teknologi, berkembangnya wirausaha, dan birokrasi yang baik dan efesien. 
"Alhamdulillah UIM setidaknya sudah mengarah dari ketiga hal di atas," pungkasnya.

Tampak hadir Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua LLDikti Prof Jasruddin, Ketua Dewan Pembina YPT Al-Gazali Makassar yang juga Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco, serta Ketua PWNU Hamzah Harun Al Rasyid.

Penulis: Andi Muhammad Idris dari UIM

Loading...
Loading...