Jumat, 21 Desember 2018 08:13 WITA

"Saya Bukan Bohong dan Pencitraan", Erick Thohir Akui Dirinya Jarang ke Pasar

Penulis: Rizal
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Erick Thohir. Ist

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir blak-blakan mengenai dirinya yang sebenarnya jarang berkunjung ke pasar.

"Saya mungkin bagian dari masyarakat menengah yang jarang turun ke pasar. Saya nggak mau bohong," tuturnya saat berkunjung ke Makassar, Kamis (20/12/2018) kemarin.

Jika sekarang tiba-tiba sering turun ke pasar, kata Erick, dirinya mengaku ingin belajar lebih tentang perputaran ekonomi, terkhusus di pasar-pasar tradisional. Apalagi dirinya saat ini mendampingi Calon Presiden petahana, Jokowi yang dikenal punya hobi menjajal pasar-pasar tradisional.

"Tapi mohon maaf ketika akhir-akhir ini sering turun ke pasar karena banyak mendampingi Capres kita, Pak Jokowi. Tapi saya turun bukan pencitraan, saya ingin belajar. Kalau beliau (Jokowi) itu memang luar biasa karena sudah turun ke pasar ribuan kali sejak beliau jadi walikota, gubernur dan tentunya pada saat ini. Jadi bukan hal yang dibuat-buat," bebernya.

Mantan pemilik klub sepakbola Inter Milan ini pun mengajak kepada seluruh kontestan yang akan bertarung di Pemilu 2019 untuk tak menjadikan pasar semata sebagai bahan pencitraan. Sebab lebih dari itu, katanya, pasar merupakan denyut nadi perekonomian Indonesia yang mesti terus mendapatkan perhatian.

Loading...

"Saya juga mengharapkan bahwa rekan-rekan saya yang berpolitik dan turun ke pasar itu bukan hanya karena pencitraan. Kalau saya turun ke pasar bukan pencitraan tapi saya ingin melihat bagaimana pasar itu sebuah ekonomi yang harus terus ditingkatkan. Jadi saya tidak mau bohong-bohong. Jadi banyak sekali apalagi sekarang Pilpres turun ke pasar karena hanya pencitraan. Kalau saya nggak bohong, emang jarang turun ke pasar," tambahnya.

Soal pasar, Erick mengaku salut dengan Jokowi. Program pembangunan pasar-pasarnya disejumlah daerah saat ini terbukti dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi didaerah tersebut.

"Program beliau ke pasar ini luar biasa, sudah hampir 5 ribu lebih pasar dibangun. Itu belum selesai masih ada 2 ribu lagi yang akan dibangun. Karena beliau tahu ekonomi yang ada di pasar adalah penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Apalagi di Sulsel pertumbuhan ekonomi saya dengar 7 persen, itu luar biasa," tutupnya.

Seperti diketahui, saat berkunjung ke Makassar kemarin, Erick menyempatkan diri blusukan ke Pasar Terong, Makassar sebelum melakukan dialog dengan generasi milenial Makassar dan ngopi bersama pengusaha muda.
 

Loading...
Loading...