Kamis, 20 Desember 2018 01:30 WITA

Pejabat Kemenag Sulsel Sebut Abu Tours Lakukan Kebohongan Besar

Penulis: Himawan
Editor: Abu Asyraf
Pejabat Kemenag Sulsel Sebut Abu Tours Lakukan Kebohongan Besar
Suasana sidang kasus Abu Tours di PN Makassar, Rabu (19/12/2018).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel Kaswad Sartono mengatakan PT Abu Tours telah melakukan kebohongan besar dengan memalsukan data jumlah jemaah umrah yang belum diberangkatkan. 

Saat dipanggil menjadi saksi di PN Makassar, Rabu (19/12/2018) Kaswad mengatakan sebelum dicabut izin operasionalnya, Kemenag bersama satgas investigasi Sulsel telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Abu Tours untuk membahas masalah penundaan keberangkatan. 

Dalam rapat dengar pendapat pada 8 Februari yang dihadiri perwakilan kejaksaan, kepolisian, OJK, komisi E DPRD Sulsel serta pelaku usaha dan koperasi Abu Tours menyebut hanya ada 16 ribu jemaah umrah yang belum berangkat. 

"Nanti setelah diinvestigasi ternyata jumlah jemaah yang belum diberangkatkan itu 86.720 jemaah. Dan dari hasil tim audit Kemenag RI, Abu Tours hanya mampu memberangkatnya 27 orang dari puluhan ribu itu," beber Kaswad. 

Bahkan Kaswad menyebut dalih Abu Tours bahwa ada perubahan kebijakan pajak di Arab Saudi yang menyebabkan gagalnya berangkat para jemaah itu tidak masuk akal. Untuk itu Kemenag, kata Kaswad, menolak maklumat yang dikeluarkan oleh Abu Tours dengan alasan itu. 

loading...

Hal ini terkuak setelah Kaswad mengecek tiket yang sudah dipesan Abu Tours di maskapai penerbangan justru nihil. Kaswad mengatakan Abu Tours belum memesan tiket jemaah dan tidak ada penambahan biaya yang signifikan di Arab Saudi. 

"Saya cek di Saudi Airlines, Lion Air, Garuda, maupun penerbangan-penerbangan lain itu tidak ada di reservasi oleh Abu Tours. Jadi bagaimana mau diberangkatkan kalau tiket saja tidak punya pasti visa juga tidak punya," imbuh Kaswad. 

Kaswad lebih jauh mengatakan pencabutan izin operasional Abu Tours oleh Kemenag itu sudah dilakukan setelah pihaknya mempelajari lebih dalam usaha travel yang dipimpin Hamzah Mamba ini. Pihaknya sudah mempelajari tersebut ketika kasus first travel mencuat. 

"Keputusan Kementerian Agama mencabut izin Abu Tours untuk melindungi jemaah karena kalau tidak dicabut itu (penipuan) bisa tambah besar dan tambah besar lagi. Jadi pencabutan itu dengan syarat Abu Tours harus mengembalikan dana jemaah," pungkas Kaswad. 

Loading...
Loading...