Rabu, 19 Desember 2018 22:40 WITA

PKK Gowa Sosialisasi Stunting hingga ke Pelosok Desa

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Abu Asyraf
PKK Gowa Sosialisasi Stunting hingga ke Pelosok Desa
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan.

RAKYATKU.COM,GOWA - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gowa melakukan sosialisasi stunting di Baruga Tinggi Mae, rumah jabatan bupati Gowa, Rabu (19/12/2018).

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Bajeng, Rahmawati Nasrun menerangkan bahaya dan penanganan stunting.

"Stunting merupakan sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya. Adapun penyebab anak stunting adalah faktor gizi buruk dan faktor penyakit bawaan lain seperti diare dan cacingan," jelas Priska.

Ketua Forum Kabupaten Gowa Sehat ini juga menegaskan bahaya dan pencegahan penyakit stunting memiliki dampak yang sangat buruk. Selain bentuk tubuh anak pendek, perkembangan otak yang menurunkan kemampuan anak sebanyak 30 persen dari anak yang normal. 

"Mengingat bahaya stunting begitu berdampak besar pada pertumbuhan anak, maka perlu ada penanganan serius dengan memberikan asupan gizi pada ibu hamil dan balita serta menjaga lingkungan agar tetap bersih," tegas Priska.

Loading...

PKK Gowa Sosialisasi Stunting hingga ke Pelosok Desa

Priska berharap agar seluruh pengurus dan kader PKK bersama masyarakat Bajeng berkomitmen untuk mencegah stunting sehingga pada tahun 2019 semua penderita stunting sudah terdeteksi dan segera ditangani.

Selain masalah stunting, Priska juga menyampaikan dua hal penting yang menjadi masalah dalam masyarakat Gowa saat ini yaitu masalah penyakit TBC dan Imunisasi MR (Measles Rubella).

Loading...
Loading...