Sabtu, 15 Desember 2018 16:13 WITA

Spanduk dan Baliho SBY Dirusak, Andi Arief: Pelaku Disuruh PDIP

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Spanduk dan Baliho SBY Dirusak, Andi Arief: Pelaku Disuruh PDIP

RAKYATKU.COM - Polisi berhasil mengamankan satu pelaku perusakan bendera dan baliho selamat datang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pekannaru, Riau. 

Pelaku mengaku aksinya itu merupakan perintah dari PDIP. Hal tersebut diungkapkan politikus Partai Demokrat, Andi Arief. 

"Keterangan pelaku perusakan yang ditangkap DPC Demokrat malam tadi menyebut dia disuruh Pengurus PDIP.  

Meski begitu, Andi Arief mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk mengunggkap pengrusakan tersebut.

"Info awal itu terlalu gegabah jika dipercaya begitu saja. Selama ini hubungan kami baik. Tugas polisi menyimpulkannya. Tidak ada alasan, pelakunya ada," bebernya.

Menurutnya, dari pengakuan orang yang ditangkap oleh polisi, ada 35 orang yang diperintahkan untuk merusak baliho, spanduk, dan bendera tersebut.

"Jumlah perusak atribut partai Demokrat  ada 35 orang yg dibagi dalam 5 kelompok, satu regu 7 orang. Mereka dibayar 150 ribu/orang. Yang menyedihkan, pemberi order dari Partai berkuasa," tukasnya.