Rabu, 12 Desember 2018 17:27 WITA

Roda Belakang Lion Air Kembali Amblas di Aspal Bandara Juanda Surabaya

Editor: Mays
Roda Belakang Lion Air Kembali Amblas di Aspal Bandara Juanda Surabaya
Lion Air

RAKYATKU.COM, SIDOARJO - Roda belakang pesawat Lion Air, kembali ambles di runway Bandar Udara Juanda Surabaya, Rabu, 12 Desember. Kali ini, menimpa penerbangan JT-264, rute Surabaya-Balikpapan.

Kasus serupa terjadi dua hari lalu, Senin, 10 Desember 2018, di lokasi yang sama. Roda belakang JT-316 rute Surabaya-Banjarmasin, juga ambles di lokasi yang sama. 

Pagi tadi, sekitar pukul 08.33 WIB, 195 penumpang serta 7 kru, sudah ada di kabin pesawat. Pintu pesawat sudah ditutup. 
 
Burung besi Boeing 737-900ER registrasi PK-LHW itu sudah bergerak menuju landas pacu (runway), sekitar pukul 09.20 WIB, untuk terbang ke Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Tiba-tiba, pesawat tidak bisa bergerak di landas hubung atau tempat di mana pesawat menunggu antrean. Dalam kondisi ini, kinerja pesawat dan indikator masih menunjukkan normal. 

Oleh karena itu, guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot memutuskan menunda keberangkatan JT-264, dan segera menginformasikan kepada petugas layanan darat (ground handling) serta teknisi guna melakukan pemeriksaan.

Setelah dilakukan pengecekan, stuck terjadi pada roda bagian belakang yang mengalami kendala amblas di aspal area taxi out.

loading...

"Dengan kerjasama yang baik antara petugas Lion Air, pengelola bandar udara, perusahaan layanan darat dan berbagai pihak, pesawat PK-LHW berhasil dilakukan penarikan menggunakan kendaraan penarik pesawat pukul 09.53 WIB. Pesawat kembali menuju landas parkir," ujar  Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya kepada Rakyatku.com, Rabu, (12/12/2018). 

"Pada saat posisi pesawat sudah berada sempurna di landas parkir, kru serta penumpang diturunkan dan diarahkan menuju ruang tunggu keberangkatan. Lion Air telah menginformasikan penundaan keberangkatan JT-264. Sebagai bagian upaya pelayanan terbaik, Lion Air memberikan kompensasi keterlambatan sesuai ketentuan," beber Danang.

Lion Air juga memfasilitasi apabila penumpang JT-264 akan melakukan pengembalian dana atau perubahan jadwal berangkat menurut aturan yang berlaku.

Saat ini, teknisi masih melakukan pengecekan kembali pada pesawat PK-LHW. Hal ini sudah menjadi standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan kondisi pesawat laik terbang.

Dalam tujuan lebih menjaga kenyamanan. Penerbangan JT-264 diberangkatkan kembali menggunakan armada Lion Air yang lain, yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LJG yang membawa tujuh kru serta 195 penumpang. Pesawat lepas landas pukul 11.37 WIB dan tiba di Balikpapan pada 14.00 Wita. 

Loading...
Loading...