Senin, 10 Desember 2018 18:29 WITA

Pembatas Proyek Jalan Tol Layang Dirusak, Demonstran dan Pekerja Saling Lempar Batu

Penulis: Azwar Basir - Arfa Ramlan
Editor: Mulyadi Abdillah
Pembatas Proyek Jalan Tol Layang Dirusak, Demonstran dan Pekerja Saling Lempar Batu
Demonstran melampiaskan kemarahannya dengan merusak pembatas proyek pengerjaan Jalan Tol Layang AP Pettarani, Makassar, Senin (10/12/2018). 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Aksi peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) dan Hari Anti Korupsi Indonesia (HAKI) di Kota Makassar diwarnai kericuhan, Senin (10/12/2018). 

Insiden ini bermula saat massa mencoba menahan mobil truk untuk dipakai panggung orasi di bawah fly over Makassar. Namun, mobil tersebut tidak ada yang berhenti.  

Akibatnya, mahasiswa melampiaskan kemarahannya dengan merusak pembatas proyek pengerjaan Jalan Tol Layang AP Pettarani. 

Aksi ini mendapat perlawanan dari para pekerja jalan tol layang. Saling lempar antar pekerja dengan mahasiswa tidak terhindarkan. 

Pembatas Proyek Jalan Tol Layang Dirusak, Demonstran dan Pekerja Saling Lempar Batu

Beruntung, aparat kepolisian yang siaga di lokasi kejadian langsung melerai sehingga insiden ini tidak berlangsung lama. Para pengunjuk rasa dari sejumlah elemen mahasiswa itu kembali berdemo dan lalu membubarkan diri. 

Loading...

Dalam orasinya, mereka mendesak kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus Bank Century, termasuk kasus penyerangan Novel Baswedan.

Pembatas Proyek Jalan Tol Layang Dirusak, Demonstran dan Pekerja Saling Lempar Batu

Selain itu, mahasiswa meminta pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan bisa diungkap termasuk kasus pembatanian Proyek Trans Papua.

Tidak hanya itu, fokus utama dalam tuntutan para mahasiswa ini yaitu menuntut agar Jentang cepat ditangkap.

Loading...
Loading...