Jumat, 07 Desember 2018 17:39 WITA

Pemda Diminta Pantau Pengolahan Sampah di Pesisir

Penulis: Nur Izzati
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Pemda Diminta Pantau Pengolahan Sampah di Pesisir

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulsel, Andi Hasbi Nur mengungkapkan, sampah plastik menjadi ancaman bagi lingkungan, baik di darat maupun di laut.

"Selain dari konsumsi rumah tangga,  pasokan sampah juga bisa disumbangkan oleh sejumlah industri," katanya, Jumat (7/12/2018).

Ia mengungkapkan, rata-rata permukiman pesisir sudah terlanjur menjadi lokasi permukiman yang kurang sehat. Sehingga pemerintah setempat perlu memantau masyarakat dalam pengelolaan sampahnya.

"Pemerintah kabupaten/kota perlu memahami lebih jauh bagaimana harusnya mengelola sampah dari penduduk pesisir," terangnya.

Namun menurut dia, tidak mungkin menyamaratakan mekanisme pengelolaan sampah di perumahan mewah dengan permukiman masyarakat miskin 

loading...

"Setiap kabupaten/kota sudah harus punya road map pengelolaan sampah domestiknya," tambahnya.

Apalagi kata dia, hal itu untuk mendukung pencapaian peraturan presiden tentang kebijakan dan strategi nasional terkait pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenisnya.

"Dimana targetnya yakni tahun 2025 dapat dilakukan pengurangan sampah sebesar 30 persen, dari kondisi tahun 2018 dan seluruh sampah yang terproduksi telah tertangani minimal sebesar 70% persen," tuturnya.

Loading...
Loading...