Minggu, 09 Desember 2018 21:03 WITA

Demi Misi Kemanusiaan di Sulteng, Bidan Cantik Ini Tunda Jadi PNS

Penulis: Darwis Pantong
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Demi Misi Kemanusiaan di Sulteng, Bidan Cantik Ini Tunda Jadi PNS
A. Fiqah Istiqamah. Ist

RAKYATKU.COM, SIDRAP -- A. Fiqah Istiqamah, bidan honorer yang sebelumnya lolos passing grade pada tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Kabupaten Sidrap, terpaksa tidak dapat mengikuti ujian selanjutnya.

Pasalnya, gadis cantik yang bertugas di Puskesmas Lawawoi, Kecamatan Watangpulu, Sidrap ini, ikut rombongan misi kemanusiaan program Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pusat selama dua bulan di Palu dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama 16 bidan dan sejumlah dokter asal Kabupaten Sidrap.

"Dia berangkat ke Sulteng usai mengikuti SKD. Waktu itu, dia berhasil lolos passing grade sesuai target angka yang ditentukan. Tapi, kini dia tidak bisa mengikuti SKB karena sedang menjalankan misi kemanusiaan di Palu dan Sigu," ujar Amanat Said Roem, orangtua Fiqah Istiqamah, Minggu (9/12/2018).

Menurutnya, untuk saat ini, putri sulungnya itu lebih mementingkan pelaksanaan tugas misi kemanusiaan di daerah bekas gempa dan tsunami tersebut ketimbang memburu karier di kepegawaian.

"Insyaallah, masih ada waktu untuk kembali ikut berkompetisi masuk CPNS. Misi kemanusiaan ini lebih penting," papar Amanat.

Loading...

Diketahui, Fiqah Istiqamah terdaftar sebagai peserta tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS setelah sebelumnya berhasil lolos pada ujian SKD.

"Dia seharusnya masuk di hari kedua pelaksanaan SKB yang berlangsung hari ini (Minggu, 9 Desember 2018) di lokasi ujian SMP Negeri 2 Pangsid," kata Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidrap, Faisal Sehuddin.

Menurutnya, untuk menanti kehadiran Fiqah, pihak panitia mengundur waktu pelaksanaan tes SKB selama 30 menit.

"Namun, Andi Fiqah yang lulusan D3 Bidang Terampil Medis ini tidak hadir sehingga ujian dilakukan pada pukul 10.45 menit," jelas Faisal.

Loading...
Loading...