Minggu, 09 Desember 2018 10:31 WITA

Sudah di Pekarangan Rumah, Gadis Ini Diculik Lalu Diperkosa dan Disembelih

Editor: Aswad Syam
Sudah di Pekarangan Rumah, Gadis Ini Diculik Lalu Diperkosa dan Disembelih
Hania Noé Aguilar

RAKYATKU.COM, NORTH CAROLINA - Senin, 5 November 2018. Hania Noé Aguilar (13), keluar di pekarangan rumah menuju sebuah SUV keluarga, yang bersiap-siap mengantarnya ke halte bus.

Tiba-tiba sebuah kendaraan melintas, berhenti dengan rem mencicit. Seorang pria memaksanya masuk ke dalam kendaraan, lalu tancap gas.

Hilangnya Hania, memicu pencarian intensif. Drone, anjing, dan sejumlah pencari dengan berjalan kaki, menghabiskan minggu-minggu berikutnya menyisir daerah tersebut. 

Polisi kemudian menemukan mayatnya beberapa minggu kemudian. Tepatnya pada Rabu, 28 November, di perairan sekitar 10 mil selatan taman rumah mobil, tempat dia diculik.

Kondisinya sangat memprihatinkan. Ada bekas luka iris di lehernya, juga bekas pemerkosaan.

"Ini adalah hasil yang kami semua takuti," kata Kepala Polisi Lumberton Michael McNeill kepada wartawan, setelah mayat itu ditemukan. “Kami tidak ingin mendengar ini. Kami ingin membawa pulang Hania dan membawanya pulang ke komunitas kami. Itu menyakitkan," tambahnya sebagaimana dilansir dari Daily Mail.

Kemarin Hania telah dimakamkan. Sekitar 1.000 anggota komunitas menghadiri layanan pemakaman bilingual itu di Lumberton, North Carolina.

Kesedihan memuncak pada kebaktian di Lumberton High School, saat surat dari ayah Hania Noé Aguilar dibacakan keras-keras, setelah dia ditolak visa yang dipercepat untuk menghadiri pemakaman. Sang ayah tinggal di Guatemala.

"Kamu adalah harta saya. Beristirahatlah dalam damai putri, putri saya yang cantik," kata ayah yang patah hati dalam surat. "Kau pergi sebelum aku, puteriku yang cantik. Sekarang saya tahu bahwa saya memiliki malaikat di surga."

"Itu menyakiti jiwaku, karena aku tidak bisa bersamamu. Tapi aku akan selalu menyimpanmu di hatiku."

Upacara dua jam itu juga termasuk surat yang dibacakan keras-keras dari Gubernur Carolina Utara, Roy Cooper, suasana dari pejabat setempat, bacaan Alkitab, dan musik. 

Detail dari berita kematian Hania menawarkan rincian dari hidupnya. Sekolah mata pelajaran favoritnya adalah sains, dan tujuan kariernya adalah menjadi arsitek. Lagu favorit Hania adalah 'A Thousand Years' oleh Christina Perri. 

Pemakaman itu berlangsung di Meadowbrook Cemetery hanya satu mil dari sekolah menengah.

Tersangka pembunuhnya ditangkap. FBI mengatakan Sabtu pagi, bahwa Michael Ray McLellan (34), telah dituduh terkait dengan penculikan dan pembunuhan Hania.

McLellan, yang bebas bersyarat pada saat pembunuhan, sudah dalam tahanan polisi atas tuduhan lain, ketika dia ditangkap atas dugaan pembunuhan itu.

Dia dituduh melakukan pembunuhan tingkat pertama, pemerkosaan tingkat pertama, perkosaan menurut hukum terhadap seseorang yang berusia di bawah 15 tahun atau lebih muda, pelanggaran seksual tingkat pertama, pelanggaran seksual menurut hukum dengan seseorang yang berusia 15 tahun atau lebih muda, penculikan tingkat pertama, kejahatan kejahatan, penahanan kriminal, penculikan anak dan penyembunyian kematian. 

McLellan ditahan di Pusat Penahanan Kabupaten Robeson tanpa jaminan. Dia akan tampil di pengadilan pertama di Pengadilan Robeson County pada hari Senin.