Sabtu, 08 Desember 2018 22:05 WITA

Presiden Iran Sebut Sanksi Trump Sebagai Terorisme Ekonomi

Editor: Andi Chaerul Fadli
Presiden Iran Sebut Sanksi Trump Sebagai Terorisme Ekonomi
FOTO: AFP

RAKYATKU.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani telah mencela keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menerapkan kembali sanksi ekonomi terhadap Teheran, menyebutnya sebagai bentuk "terorisme ekonomi".

Berbicara pada konferensi keamanan regional di Teheran pada hari Sabtu (8/12/2018), Rouhani mengatakan intensitas Amerika Serikat terhadap Iran "jelas" ketika Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015, juga dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), dikutip dari Al Jazeera.

"Sanksi Amerika yang tidak adil dan ilegal terhadap negara Iran adalah contoh nyata terorisme," katanya kepada pertemuan tersebut, yang dihadiri oleh pejabat tinggi legislatif dari Iran, Cina, Rusia, Turki, Afghanistan dan Pakistan.

Dia juga menuduh administrasi Trump mencoba "menimbulkan ketakutan" di antara negara-negara lain untuk mencegah mereka berinvestasi di Iran.

Pada bulan Mei, Trump mengumumkan keputusannya untuk mundur dari kesepakatan nuklir . Itu membuka jalan bagi kembalinya sanksi AS, yang datang dalam dua fase pada bulan Agustus dan November .

Tags