Sabtu, 08 Desember 2018 20:18 WITA

Tenggang Waktu Pelimpahan Tahap 2 Kasus Dugaan Korupsi Gedung PWI 30 Hari

Penulis: Himawan
Editor: Andi Chaerul Fadli
Tenggang Waktu Pelimpahan Tahap 2 Kasus Dugaan Korupsi Gedung PWI 30 Hari

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kejaksaan Tinggi Sulsel memberi waktu selama tiga puluh hari kepada penyidik Polda Sulsel untuk melakukan pelimpahan tahap 2 perkara dugaan korupsi penyewaan Gedung PWI Sulsel.

Hingga kini, penyidik Polda Sulsel belum menahan mantan ketua PWI Sulsel Zulkifli Gani Ottoh alias Zugito yang menjadi tersangka kasus yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp1,6 miliar itu.

"Kami ada juknisnya. Jika dalam waktu 30 hari sudah diadakan P21 tetapi juga belum mereka serahkan baru kita surati (penyidik kepolisian)," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi, Sulsel Tarmizi.

Tarmizi mengungkapkan, sudah lebih dari dua minggu berkas perkara kasus korupsi ini P21. Namun dirinya mengatakan bahwa jaksa peneliti saat ini terus beekoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan proses pelimpahan tahap dua.

"Penyerahan tahap dua adalah penyerahan tersangka dan barang bukti. Harus lengkap. P21 PWI baru sekitar dua minggu. Sekarang penyidik Polda terus mencari tersangka," imbuh mantan Kajati Aceh ini.

Kasus dugaan korupsi yang dialami Zugito ini sudah terjadi beberapa tahun yang lalu. Polisi menetapkan Zugito sebagai tersangka pada September 2017. Namun, sampai saat ini Zugito tidak pernah ditahan.

Dalam kasus korupsinya Zugito menyewakan Gedung PWI Sulsel yang terletak di Jalan AP Pettarani Makassar yang merupakan salah satu aset Pemprov Sulsel. Namun hasil uang sewa atas aset tersebut diduga tak disetorkannya ke kas daerah Pemprov Sulsel.

Hal itulah yang diduga menjadi dasar untuk menersangkakan Zugito karena perbuatannya bertentangan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17/2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah.

Bahkan hasil hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel, ditemukan terjadi kerugian negara sebesar Rp1.634.306.366.