Sabtu, 08 Desember 2018 18:56 WITA

"Jangan Biarkan Orang Melihat Wajahku", Tulis Pemuda Jeneponto Sebelum Gantung Diri

Penulis: Zul Lallo
Editor: Abu Asyraf
Kabel televisi yang digunakan Kasdin alias Lallo gantung diri.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Daeng Kebo berjalan pelan menuju kamar Kasdin alias Lallo (28) pada Sabtu (8/12/2018). Dia mengantarkan teh panas.

Baru sampai di pintu, Daeng Kebo terperanjat. Lallo tergantung dengan leher terlilit kabel antena televisi.

Kabel itu ditautkan pada sebuah balok di plafon rumah yang menggunakan terpal plastik warna biru. Posisi Lallo tepat di depan sajadah, baju koko putih, dan peci putih yang tergantung pada dinding rumah.

Daeng Kebo langsung berteriak-teriak meminta bantuan tetangga. Saat warga berkerumun, Lallu diketahui sudah tak bernyawa. 

Sebelum gantung diri, pemuda Kampung Bungkeke, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto itu menulis sepucuk surat dalam kertas buku tulis. 
Pelaksana tugas Kasubang Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan, korban sudah kurang lebih 10 tahun mengurung diri dalam kamar. Kasus ini diduga murni bunuh diri.

Berikut surat korban:

"Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar2nya kepada Daeng Kebo. Terima kasih sudah mengurusku selama ini. Dan maaf karena sudah sangat membebani ta dan keluargata selama ini.

Kemudian saya ingin minta maaf kepada ibuku. Maafkan saya ibu karena menjadi anak seperti ini dan hanya membuat kita dipandang rendah orang2 karena punya anak sepertiku. Sekali lagi maaf ibu.

Saya senang akhirnya punya keberanian melakukan bunuh diri. Semoga Allah SWT bisa memaafkanku karena melakukan bunuh diri karena saya sudah tidak punya pilihan lagi.

Tolong jangan biarkan orang melihat wajahku
Mandikan mayatku dalam kamar

Terima kasih

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Lallo