Sabtu, 08 Desember 2018 17:13 WITA

"Manteramu Tidak Laku di Papua," KKB Kira TNI, Ternyata Banser yang Dilantik Gus Nuril

Editor: Aswad Syam
Gus Nuril melakukan pembaretan terhadap seorang anggota Banser. KKB mengira dia adalah TNI.

RAKYATKU.COM, PAPUA - Salah seorang pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)  di Papua melalui akun Facebook @King Jems Westlan, memposting video di linimasa Facebooknya.

Video tersebut dia bagikan dari video akun Ujud Dilarif. Seorang pemuda berseragam loreng, sedang berlutut. Di depannya, seorang pria bersorban, dengan mulut komat kamit menenteng sebuah kendi.

Dia lalu meniup kendi, kemudian meniup kedua telinga pemuda loreng itu. Pria bersorban lantas menyiramkan air ke kepala pria loreng. Selanjutnya, kendi dipecahkan di kepala si pemuda loreng.

Masih dengan mulut komat-kamit, pria bersorban itu selanjutnya memandikan pemuda loreng itu dengan air kembang. Terakhir, memasangkan baret ke pemuda loreng. Aksi pria bersorban itu, diabadikan oleh beberapa pria yang juga berseragam loreng.

Video itu dilihat Rakyatku.com diposting King Jems Westlan sejam lalu. Video yang direkam 5 Desember itu ditambahkan oleh Ujud Dilarif dengan caption, "OTW Papua, Tunggu Kami OPM. Laskar Penjaga NKRI".

Menyangka itu adalah video TNI, King Jems Westlan menulis, "Nenek moyang Papua lebih jahat dari orang Indonesia. Tentara Nasional Indonesia ingin menggunakan pengetahuan apapun akan hilang ketika Anda turun di Papua."

King Jems Westlan menyangka itu adalah TNI yang dimanterai sebelum turun ke Papua. King Jems Westlan tak tahu kalau itu adalah pembaretan Barisan Serbaguna (Banser) GP Anshor, yang baru saja menjalani pelatihan. Pria bersorban yang melantiknya adalah Gus Nuril, seorang tokoh Jawa Timur yang terkenal karena sering mengumandangkan salawat di dalam gereja.