Sabtu, 08 Desember 2018 16:55 WITA

Kado Tas Louis Vuitton untuk Dirjen Pas Itu Ternyata dari Suami Inneke

Editor: Abu Asyraf
Kado Tas Louis Vuitton untuk Dirjen Pas Itu Ternyata dari Suami Inneke
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami.

RAKYATKU.COM - Wahid Husen masih menjabat kepala Lapas Sukamiskin pada 2 Juli 2018. Sebuah kado istimewa diberikan kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami.

Sri saat itu genap berusia 56 tahun. Dia lahir di Ponorogo, 2 Juli 1962. Sebagai kepala Lapas, Wahid tak ingin memberikan kado murahan. Sesuai kesukaan wanita pada umumnya, pilihannya jatuh pada tas Louis Vuitton.

Harga tas merek ini bervariasi. Ada jutaan, belasan juta, puluhan juta, hingga ratusan juta. Di beberapa situs, harga clutch bag merek Louis Vuitton seperti yang dihadiahkan Wahid kepada Sri Puguh kala itu mencapai jutaan hingga belasan juta.

Belakangan diketahui, kado ulang tahun itu ternyata tidak datang dari kantong pribadi Wahid. Tas itu bersumber dari terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah. Suami artis, Inneke Koesherawati itu diduga menebar duit, mobil, hingga tas mewah demi mendapat hidup nyaman di balik jeruji.

Hal itu terungkap dalam dakwaan Wahid yang dibacakan pada Rabu (5/12/2018) di Pengadilan Tipikor, Bandung Jawa Barat. Wahid disebut menerima suap dari tiga narapidana Lapas Sukamiskin. Suap itu diberikan para narapidana demi memperoleh izin hingga fasilitas tambahan di dalam Lapas.

Hadiah itu diberikan sebagian besar melalui Hendry Saputra, staf umum yang merangkap sopir Kalapas Sukamiskin. Dari Fahmi Darmawansyah, ada hadiah berupa satu unit mobil jenis Double Cabin 4x4 merek Mitsubishi Triton, sepasang sepatu boot, sepasang sendal merk Kenzo, satu buah tas clutch bag merk Louis Vuitton dan uang dengan jumlah seluruhnya sekitar Rp39.500.000.

Sementara dari Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan berupa uang yang jumlah keseluruhannya sekitar Rp63.390.000. Ketiga dari Fuad Amin berupa uang yang jumlah keseluruhannya sekitar Rp71 juta dan mendapatkan fasilitas dipinjamkan mobil Toyota Innova serta dibayarkan menginap di Hotel Ciputra Surabaya selama dua malam.

Tas Louis Vuitton itu sendiri diserahkan Fahmi pada awal Juli, jelang ulang tahun Sri Puguh. Namun, kini tas tersebut telah dikembalikan Sri Puguh ke KPK melalui sopirnya.

KPK menyebut tas Louis Vuitton yang disebut di dalam dakwaan mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen ditujukan untuk Dirjen Pas Sri Puguh Budi Utami sudah dikembalikan. 

"Sopirnya yang mengembalikan setelah diperiksa," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Sabtu (8/12/2018) seperti dikutip dari Detikcom.