Sabtu, 08 Desember 2018 13:49 WITA

KAHMI Parepare Undang KPK, Polisi, Jaksa, dan Pengadilan, Tak Satu Pun yang Hadir

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Abu Asyraf
KAHMI Parepare Undang KPK, Polisi, Jaksa, dan Pengadilan, Tak Satu Pun yang Hadir
Ketua Harian Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Abdul Rahman Saleh (kiri).

RAKYATKU.COM,PAREPARE - Ketua Harian Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Abdul Rahman Saleh menyayangkan sikap KPK, Kejaksaan Negeri Parepare, dan Polres Parepare dalam upaya pemberantasan korupsi.

Pasalnya, ketiga lembaga penegak hukum ini tidak hadir tanpa keterangan saat diundang untuk menghadiri dialog pendidikan antikorupsi dengan tema, "Dua Dekade Reformasi, Quo Vadis Gerakan Antikorupsi". Acara itu digelar dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Internasional di Cafe Lapares, Sabtu (8/12/2018).

"Terus terang kami kecewa, karena undangan telah kami layangkan dan sesuai dengan prosedur. Namun, perwakilan institusi ini tidak hadir. Ini bisa menjadi bukti kecil bagaimana pemberantasan korupsi di tanah air," sesal dia.

Hal senada disesalkan Rudi Nadjamuddin. Sedianya, kata dia, jika perwakilan anti rasuah ini datang, dirinya akan memberikan bukti laporan terkait beberapa indikasi korupsi yang telah diteruskan kepada KPK.

"Lebih dari dua alat bukti, tapi tidak pernah ada tindak lanjut dari KPK," kata dia.

Loading...

Sedianya dalam diskusi tersebut, Wakil Ketua KPK, Laode  Muhammad Syarif dijadwalkan hadir. Namun, tanpa ada alasan jelas, Laode urung mengahdiri acara tersebut.

Selain KPK, institusi penegak hukum lain seperti kepolisian, kejaksaan hingga pengadilan negeri juga tidak terlihat dalam diskusi tersebut.


 

Loading...
Loading...