Sabtu, 08 Desember 2018 10:02 WITA

Tolak Ajakan Mantan Suami Bercinta untuk Terakhir Kalinya, Nyawa Shopie Melayang

Editor: Suriawati
Tolak Ajakan Mantan Suami Bercinta untuk Terakhir Kalinya, Nyawa Shopie Melayang
Martin Cavanagh dan Shopie

RAKYATKU.COM - Seorang pria dinyatakan bersalah membunuh mantan istrinya karena menolak berhubungan intim untuk terakhir kalinya dengan bayaran £100 (Rp1,8 juta)

Martin Cavanagh dilaporkan meninggalkan mayat Sophie di atas tempat tidur di kediamannya di London, dalam keadaan tanpa busana.

Dia juga meninggalkan pesan di papan yang mengatakan bahwa "dia layak mendapatkannya".

Selama sidang, hakim diperlihatkan serangkaian pesan WhatsApp yang dikirim Cavanagh, di mana satu pesan berisi tawaran £100 untuk tidur dengan Shopie "untuk terakhir kalinya."

Pesan lain menunjukkan Shopie setuju untuk melakukan perjalanan ke Wingham Wildlife Park di Kent bersama Cavanagh. Namun dia ditemukan tak bernyawa di flat terdakwa pada hari berikutnya.

"Terdakwa membunuh Sophie Cavanagh dengan mencekiknya. Dia dikuasai cemburu dan tidak dapat menerima akhir dari hubungan mereka," kata jaksa Alexandra Healy.

Menurut laporan Mirror, Cavanagh menyerahkan diri ke polisi  beberapa hari setelah pembunuhan, setelah menyadari bahwa dia sedang diburu.

Dalam pembelaannya, Cavanagh mengklaim dia bertindak hanya untuk melindungi dirinya dari istrinya, yang menyerangnya setelah mereka mengonsumsi kokain. Dia mengatakan dia mencekik lehernya selama 10, 15 atau mungkin 20 detik".

Dia akan dijatuhi hukuman di Old Bailey pada hari Senin mendatang.

Pasangan ini menikah pada tahun 2011, dan pembunuhan itu terjadi pada bulan Mei setelah mereka bercerai.