Jumat, 07 Desember 2018 15:16 WITA

Abu Tours Sebut Saksi Perbankan Jaksa Tidak Sah

Penulis: Himawan
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Abu Tours Sebut Saksi Perbankan Jaksa Tidak Sah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua Tim Pengacara Abu Tours, Hendro Saryanto menilai saksi perbankan yang dihadirkan jaksa penuntut umum tidak sah. Menurutnya, saksi dari perbankan itu tidak memenuhi syarat yang sesuai dengan ketentuan undang-undang nomor 10 tahun 1998 tentang perbankan. 

"Itu tidak sah menurut kami. Bagi kami karyawan perbankan terhadap perkara ini dia harus tunduk terhadap undang-undang perbankan. Ini yang tidak diakomodir oleh majelis hakim," kata Hendro, Jumat (7/12/2018).

Hendro mengatakan, tim kuasa hukum Hamzah Mamba akan mengambil sikap di sidang yang beragenda pembelaan. Hendro mengungkapkan pihaknya telah mengkaji hal ini jauh hari sebelumnya. "Nanti akan kami sampaikan di pembelaan,"imbuhnya. 

Sebelumnya, pada persidangan tindak pidana penggelapan dan pencucian uang jemaah Abu Tours yang dilakukan Rabu (5/12/2018) kemarin, jaksa menghadirkan tiga saksi dari perbankan. 

Mereka adalah Linggriati Santoso, Manajer Transaksi Bank Panin, Customer Service Officer Bank BCA Ahmad Fadel, dan Muhammad Aditua dari Kanwil Bank Mandiri. 

loading...

Dalam persidangan itu, PT Amanah Bersama Umat diketahui meminjam dana dari ketiga bank tersebut dengan membuka puluhan rekening. Puluhan rekening itu memakai nama yang berbeda-beda. 

Linggriati dari Bank Panin menyebut Hamzah Mamba meminjam dana dari Bank Panin untuk dipakai menyicil KPR. Sementara di Bank Mandiri, ada 33 rekening yang dibuka masing-masing memakai nama unit bisnis PT Amanah Bersama Umat. Salah satunya ada yang memakai nama Hamzah Mamba dan Nursyariah Mansyur. 

"Ada 33 rekening yang didaftarakan atas permohonan abu tours. Tercatat ada atas nama pribadi,"kata Aditya saat bersaksi.

Loading...
Loading...