Jumat, 07 Desember 2018 13:05 WITA

Caleg Golkar Diminta Setor Minimal 10 Calon Pemilihnya ke Bappilu

Penulis: Rizal
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Caleg Golkar Diminta Setor Minimal 10 Calon Pemilihnya ke Bappilu
Kadir Halid. Ist

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Calon anggota legislatif (caleg) Partai Golkar se Sulsel tak bisa serampangan dalam melakukan sosialisasi pada tahapan kampanye Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yang sementara berjalan. Pasalnya, DPD I Partai Golkar Sulsel memberlakukan kebijakan pada setiap calegnya untuk melakukan pemetaan (mapping) terhadap calon pemilihnya masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Sulsel, Kadir Halid. Menurutnya, setiap caleg harus memiliki data calon pemilih yang akan memberikan suaranya pada 17 April mendatang secara detail.

"Caleg Golkar harus menyetor minimal 10 calon pemilihnya per TPS (Tempat Pemungutan Suara). Sekarang ini kita sudah harus memasukkan nama-nama calon pemilih tersebut ke Bappilu partai," kata Kadir Halid, Jumat (7/12/2018).

Menurut Kadir, kebijakan ini bertujuan agar caleg bersangkutan bisa melakukan pendekatan dengan calon pemilih berbasis TPS yang ada di lapangan.

"Dengan demikian, caleg dan partai sudah bisa memiliki gambaran suara. Sehingga, sedini mungkin bisa dievaluasi. Jika masih kurang, akan ditekan lagi," bebernya.

Kadir yang juga Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini mengambil contoh dirinya yang juga kembali maju bertarung di Pileg 2019 mendatang. Dirinya mengaku sudah bisa memetakan dan memprediksi calon pemilihnya kelak.

"Misalnya saya di Makassar, saya sudah bisa prediksi bahwa di Kecamatan Mariso sekian yang memilih saya. Dan kita sudah lakukan ini secara door to door. Datanya sudah masuk. Sebagai caleg, kita harus tahu siapa orang-orang yang akan memilih kita," tutupnya.

Sekadar diketahui, data identitas calon pemilih yang harus disetor caleg Golkar se Sulsel ke Bappilu meliputi nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon serta data TPS sesuai domisili yang bersangkutan.