Kamis, 06 Desember 2018 20:19 WITA

Materi Gugatan Pedagang Pasar Sentral Dinilai Tidak Cukup Kuat

Penulis: Himawan
Editor: Adil Patawai Anar
Materi Gugatan Pedagang Pasar Sentral Dinilai Tidak Cukup Kuat

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pengacara PT. Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) meragukan bukti-bukti para pedagang sentral Makassar dalam gugatan perdata yang dilayangkannya kepada Pemerintah Kota Makassar dan kliennya, terkait persoalan relokasi dan kepemilikan lahan di Pasar Sentral Makassar. 

Pengacara PT MTIR Muryadi mengungkapkan, bukti-bukti dalam gugatan yang diserahkan oleh pengacara pedagang itu tidak masuk sebagai klasifikasi class action (gugatan kelompok besar). 

Hal ini terlihat karena hanya ada 132 pedagang yang menyetorkan bukti dari sekitar 1.500 yang mengklaim kerugian dari relokasi lapak pedagang ke Makassar New Mall. 

"Awalnya dia bilang seribu lima ratus dia wakili, ternyata bukti-bukti yang diajukan hanya 130. Itu kan ada perbedaan apa yang dia bilang dengan yang dia buktikan,"kata Muryadi saat diwawancarai awak media, Kamis (6/12/2018).

Muryadi menambahkan, bukti-bukti itu tidak masuk dalam class action karena para pedagang di pasar sentral memang mengalami kerugian yang berbeda-beda. 

Selain itu pengacara PT MTIR itu juga tidak mengetahui yang menggugat itu apakah dari pedagang kios atau pedagang lapak pasar sentral. 

"Untuk itu kami akan masukkan ke dalam eksepsi ini semua. Insyaallah tanggal 13 kami akan sampaikan," kata Muryadi. 

Sementara hal berbeda diungkapkan pengacara aliansi pedagang pasar sentral. Gunawan, salah satu pengacara pedagang mengatakan justru bukti yang ia lampirkan mewakili class action atau keseluruhan pedagang pasar sentral yang mengalami kerugian akibat relokasi. 

Gunawan mengatakan telah melengkapi syarat formil mengenai gugatan class action sesuai dengan peraturan Mahkamah Agung. Ia yakin kelengkapan administrasi gugatannya telah lengkap. 

"Tanggal 13 nanti ada keputusan dari majelis hakim untuk menyatakan kelengkapan administrasi kami," kata Gunawan. 

Sementara itu, pengacara pedagang pasar sentral yang lain, Muhammad Fadli Zul Jalal menyebut bahwa isi gugatannya mengenai kerugian para pedagang akibat relokasi dari pemerintah Kota Makassar. 

"Yang kami ajukan tadi dasar hukum yang sama mengenai penderitaan pedagang. Jadi modellingnya class action itu harus ada bukti awal dulu. Nanti ditentukan tanggal 13,"pungkasnya.