Rabu, 05 Desember 2018 21:23 WITA

Pamer Senjata, Ini Foto-Foto Jonny Arung yang Ditemukan Selamat di Nduga

Penulis: Azwar Basir
Editor: Abu Asyraf
Pamer Senjata, Ini Foto-Foto Jonny Arung yang Ditemukan Selamat di Nduga

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Salah seorang karyawan PT Istaka Karya, Jonny Arung ditemukan selamat saat tim gabungan TNI-Polri menyisir lokasi penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua.

Belum banyak kisah yang bisa diperoleh dari lokasi penembakan. Namun, jika melihat unggahan Jonny Arung di akun Facebooknya, para pekerja memang bertaruh nyawa di sana.

Pamer Senjata, Ini Foto-Foto Jonny Arung yang Ditemukan Selamat di Nduga

Pada 12 Februari 2017, dia mengunggah sejumlah foto dirinya dan rekan-rekannya di lokasi proyek. Dia antara lain berfoto dengan seorang anggota TNI berpakaian seragam loreng. 

Dalam foto lain, Jonny tampak berpose dengan memegang pistol bersama seorang rekannya yang menenteng senjata laras panjang. Ada juga foto Jonny gantian menenteng senjata laras panjang tersebut.

"Proyek strategis Trans Papua: Wamena - Mbua - Mugi Kab.Nduga Papua," tulis Jonny sebagai keterangan foto-foto tersebut. Hal itu mengindikasikan bahwa sejak lama, wilayah itu rawan serangan kelompok kriminal bersenjata.

Pamer Senjata, Ini Foto-Foto Jonny Arung yang Ditemukan Selamat di Nduga

Proses Evakuasi

loading...

Dalam penyisiran hari ini, Rabu (5/12/2018), tim gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 15 korban yang telah meninggal dunia di area Puncak Tabo. Mereka diduga telah ditembak oleh para kelompok bersenjata tersebut. 

Selain menemukan 15 orang yang telah meninggal dunia, tim gabungan TNI-Polri tersebut juga menemukan satu orang yang masih hidup dengan kondisi yang sangat lemas. Dia adalah Jonny Arung.

Meskipun sudah menemukan korban yang meninggal dunia di puncak Tabo tersebut, tim gabungan TNI-Polri tidak langsung melakukan evakuasi terhadap korban karena situasi yang tidak memungkinkan. 

Wakapendam Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan, proses evakuasi korban baru akan dilakukan besok pagi karena evakuasi korban tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari. 

"Evakuasi baru dilakukan besok, itu pun jika cuaca mendukung karena cuaca setiap hari Berubah-ubah," ujar wakapendam Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi. 

Sementara Identitas korban yang ditemukan meninggal dunia tersebut belum  teridentifikasi. "Belum bisa dipastikan apakah keseluruhan 15 korban tersebut adalah karyawan PT Istaka Karya," tutupnya.

Loading...
Loading...