Senin, 03 Desember 2018 15:58 WITA

JPU Lagi-lagi Tak Bisa Hadirkan Saksi, Kuasa Hukum Abu Tours Dibuat Berang

Penulis: Himawan
Editor: Nur Hidayat Said
JPU Lagi-lagi Tak Bisa Hadirkan Saksi, Kuasa Hukum Abu Tours Dibuat Berang

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sidang perkara penggelapan dan pencucian uang jemaah umrah yang melibatkan empat petinggi Abu Tours sebagai terdakwa lagi-lagi mengalami penundaan. Sidang yang seharusnya digelar, Senin (3/12/2018) ditunda lantaran tak ada satupun saksi yang hadir.

Sejatinya, jaksa penuntut umum (JPU) mengagendakan menghadirkan delapan saksi termasuk di antaranya Surianti, nama yang pernah disebut saksi dari legal apartemen Vida View yang mewakili bos Abu Tours untuk membeli apartemen itu. 

"Ada sekitar delapan orang yang kita panggil. Sebagian besar dari bank. Sebenarnya ada yang menyatakan bisa hari ini tapi kemudian ada tugas mendadak. Jadi bisanya hari Rabu," kata salah satu JPU, Wicaksono.

Wicaksono mengatakan pihaknya telah semaksimal mungkin memanggil saksi untuk hadir. Termasuk mengirimi surat kepada tetangga saksi untuk menyampaikan pemanggilan saksi ketika ada saksi yang tidak berada di rumahnya. 

"Ada yang sudah konfirmasi katanya hari ini bisa hadir tapi kenyataannya tidak datang," imbuh Wicaksono. 

loading...

Sementara itu, kuasa hukum Abu Tours, Hendro Saryanto, berang dan mengaku kecewa dengan penundaan sidang yang beragenda mendengarkan keterangan saksi ini. Menurutnya, hal ini juga membuat penuntasan kasus ini makin lama. 

"Kita pasti kecewa. Ini kan kewajiban jaksa. Dia seharusnya koordinasi dong dengan kepolisian. Bagaimana efektivitas dalam perkara sekarang ini. Kita lihat keseriusannya bagaimana?" kata Hendro. 

Sidang Abu Tours akan dilanjutkan pada Rabu 5 Desember 2018. Empat terdakwa yakni Hamzah Mamba, Nursyariah Mansyur, M Kasim, dan Chaeruddin kembali dijadwalkan untuk hadir di ruang sidang.

Loading...
Loading...