Minggu, 02 Desember 2018 16:30 WITA

"Ayo Lempar Bagasi!!!," Pilot Teriak, Namun Pesawat Menukik ke Darat

Editor: Aswad Syam
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MASVINGO - Pekan lalu. Cessna S206, baru beberapa menit lepas landas dari Bandara Buffalo Range ke Air Terjun Victoria, ketika pilot merasakan ada masalah di mesin.

Di atas laut, pilot memerintahkan agar melempar seluruh barang berharga ke laut. "Ayo lempar bagasi!!!," teriak pilot.

Namun, itu tak menyelamatkan pesawat. Pesawat berpenumpang lima orang itu, akhirnya jatuh di Desa Bukit Chemanjirenji, di daerah Renco di Masvingo Selatan, Zimbabwe. 

Sumber mengatakan kepada TellZim News, rekaman kotak hitam pesawat menunjukkan, pilot dan empat penumpangnya melemparkan barang-barang mereka ke laut, sebagai indikasi pesawat telah mengembangkan masalah mekanis menjadi jelas.

“Mereka mulai membuang bagasi mereka, setelah menyadari pesawat mereka sedang berjuang. Diduga banyak barang berharga yang mungkin hilang dalam proses, karena agen keamanan hanya menyelamatkan barang di lokasi kecelakaan,” kata seorang sumber yang mengetahui rahasia penyelidikan.

Loading...

Pesawat itu jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Buffalo Range ke Air Terjun Victoria, dengan bencana diikuti oleh gambar media sosial, yang membagikan potongan tubuh manusia yang mengerikan, rusak berbaur dengan reruntuhan pesawat.

Semua orang di atas kapal - dua orang Zimbabwe dan tiga orang Finlandia - tewas dalam kecelakaan itu. Saksi mata mengatakan, pesawat itu membuat suara menderu yang aneh, sebelum kehilangan keseimbangan di udara.

Nama-nama korban yang diberikan adalah, Partanen Kari Leo Tapana (53), Ojanpaajari-Pekka (52), Vappula Heikki Antero (51), Harri Hynnimen (50) dan Barry Styles; seorang pengusaha kaya Lowveld berusia 48 tahun yang dikatakan pemilik pesawat.

Loading...
Loading...