Minggu, 02 Desember 2018 14:01 WITA

11 Pesan Mencurigakan Pangeran Mohammed dalam Pembunuhan Khashoggi

Editor: Aswad Syam
11 Pesan Mencurigakan Pangeran Mohammed dalam Pembunuhan Khashoggi
Pangeran Mohammed dan Jamal Khashoggi

RAKYATKU.COM, WASHINGTON - Minggu, 1 Desember. Wall Street Journal merilis sebuah dokumen rahasia Central Intelligence Agency (CIA), yang menyebut Pangeran Mohammed bin Salman, mengirim pesan kepada Saud al-Qahtani. Ada 11 pesan.

Menurut dokumen itu, Qahtani adalah pengawas kelompok pembunuh beranggotakan 15 orang, yang dibunuh oleh jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada hari Senin.

Dokumen CIA mengungkapkan, selama pembunuhan jurnalis Khashoggi di Istanbul, Qahtani menghubungi kepala eksekutor. Rincian pesan antara Pangeran Mohammed dan Qahtani belum diumumkan, dan tidak jelas bagaimana pesan-pesan ini dikirim.

Menurut CIA, pada Agustus, Putra Mahkota Mohammed mengatakan kepada rekannya, bahwa jika usahanya untuk membujuk jurnalis Khashoggi untuk kembali ke Arab Saudi gagal, mereka dapat merayunya keluar dari Arab Saudi dan membuat pengaturan. CIA berpikir ini adalah pertanda dari rencana Saudi yang ditujukan untuk wartawan Khashoggi.

Khashoggi adalah komentator Washington Post dan kritikus yang kuat dari rezim Saudi. Dia pindah dari Arab Saudi ke Amerika Serikat dan ditemukan hilang setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul untuk mendapatkan dokumen prosedur pernikahan dengan pacarnya, Turki.

Loading...

Laporan CIA mengatakan, lembaga itu memiliki kepercayaan tingkat menengah ke atas, bahwa Putra Mahkota Mohammed telah secara pribadi menargetkan Khashoggi dan mungkin telah mengarahkan pembunuhan terhadap rumah tersebut. 

Namun, dokumen itu juga mencatat, jelas mereka tidak memiliki informasi langsung yang dikonfirmasi, bahwa Pangeran telah memerintahkan pembunuhan itu.

Bulan lalu, CIA menyimpulkan, Pangeran Mohammed bisa memerintahkan pembunuhan wartawan Khashoggi dan Presiden Donald Trump dan para pemimpin Kongres lainnya, yang telah dilaporkan oleh CIA untuk informasi yang berkaitan dengan insiden tersebut. Namun, Trump mengungkapkan keraguan tentang kesimpulan CIA dan mengatakan Pangeran Mohammed tidak bisa berdiri di belakang kasus ini.

Arab Saudi telah mengakui, wartawan Khashoggi telah dibunuh di konsulat, tetapi mengklaim bahwa Putra Mahkota Mohammed, tidak memiliki peran dan semua tanggung jawab diberikan kepada para agen. Kantor kejaksaan Saudi bulan lalu mengeluarkan tuduhan terhadap 11 tersangka, terkait pembunuhan terhadap jurnalis Khashoggi, tetapi tidak mengungkapkan identitasnya.

Loading...
Loading...