Jumat, 30 November 2018 15:54 WITA

KM Lestari Maju Dijual, Penyidik, "Sah-sah Saja, Itu Bukan Barang Bukti"

Penulis: Himawan
Editor: Aswad Syam
KM Lestari Maju Dijual, Penyidik,
KM Lestari Maju

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kapal yang kandas di perairan Selayar dan memakan 36 korban jiwa, KM Lestari Maju, rupanya dijual pemiliknya, Hendro Yuwono.

Hal ini terlihat, setelah foto dokumen penjualannya beredar luas. Dalam dokumen yang beredar itu, Hendro Yuwono menjual kapal nahas itu kepada Sulistiya Adiputra yang beralamat di Surabaya. Harganya Rp600 juta. Proses jual beli itu terjadi pada 5 November 2018 lalu. Saat kasusnya masih bergulir di pengadilan.

Atas kejadian itu, Direktur Dirreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan mengatakan, tidak menjadi masalah apabila KM Lestari Maju dijual. Menurut Yudhiawan, hal itu sah-sah saja lantaran KM Lestari Maju tidak dijadikan barang bukti oleh penyidik. 

"Menurut penyidik, itu dokumen saja yang jadi barang bukti dan kapalnya hanya sebagai TKP," kata Yudhiawan, Jumat (30/11/2018). 

Loading...

Sebelumnya peristiwa karamnya KM Lestari Maju di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, yang memakan 36 korban itu, menersangkakan tiga orang. Dua orang sebagai tersangka atas nama Kuat Marianto (KM) selaku Syahbandar, dan Agus Susanto (AS) selaku nakhoda KMP Lestari Maju. 

Sementara Hendro Yuwono pemilik KM Lestari Maju, juga dijadikan tersangka atas peristiwa itu. Hendro dijerat dengan pasal 358 KUHP, juncto pasal 310 subsidaer pasal 135 UU RI No 16 tahun 2008, tentang pelayaran.

"Pelaku diduga melakukan kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal, dan atau mempekerjakan awak kapal tanpa memenuhi persyaratan kualifikasi dan kompetensi. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 359 KUHP jo Pasal 310 subsider pasal 135 UU RI No 17 Tahun 2008," kata Kabid Humas Polda Sulsel Dicky Sondani.

Loading...
Loading...