Rabu, 28 November 2018 14:48 WITA

Insentif Bakal Dihapus, Guru Honorer di Sulsel Ancam Mogok Ngajar

Penulis: Fathul Khair
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Insentif Bakal Dihapus, Guru Honorer di Sulsel Ancam Mogok Ngajar
Puluhan guru honorer mendatangi kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (28/11/2019) siang

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Puluhan guru honorer yang tergabung dalam pengurus Ikatan Guru Honor Indonesia (IGHI), mendatangi kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (28/11/2019) siang.

Kedatangan mereka, terkait rencana pemerintah Provinsi Sulsel yang mengurangi anggaran Disdik Sulsel, dan berimbas pada honor para guru non PNS.

Mereka meminta Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan DPRD Sulsel tetap mempertahankan pemberian insentif Rp10 ribu per jam bagi guru honor. Dengan jumlah total anggaran Rp38 miliar per tahun.

Ketua Umum IGHI, Ali Kham mengatakan, kedatangannya hari ini untuk memperjelas soal penghapusan insentif guru honor tersebut.

"Memohon kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, untuk mempertahankan pemberian Rp10.000 per-jam bagi guru honor negeei yang senilai Rp38 Miliar per-tahun," kata Ali Kham dalam tuntutannya.

Tidak hanya itu, Ali juga menginginkan agar pemerintah tidak membedakan antara tenaga pendidik yang bertatus PNS dan honor.

"Kita minta pemerintah tidak mendikotomikan antara yang PNS dengan mereka berstatus honor. Harapan kami Pak Gubernur Professor Nurdin Abdullah bisa memperhatikan keinginan kami ini," ungkapnya.

Dalam tuntutannya mereka juga mengancam akan menduduki kantor DPRD Sulsel dan melakukan mogok mengajar jika Pemprov Sulsel dan legislatif ngotot menghapus insentif guru honorer.

"Apabila bapak gubernur dan DPRD Sulsel memaksa, maka dipastikan DPRD Provinsi akan diduduki oleh Guru Honorer dan akan terjadi mogok mengajar," ujarnya.

"Hal ini yang tidak kita inginkan. Dan kalau bapak Gubernur dan DPRD Sulawesi Selatan menyadari ini adalah suatu amal jariah yang sangat berharga bagi kita semua, terutama umat Islam," pungkasnya.

Loading...