Selasa, 27 November 2018 10:04 WITA

Soal Dugaan Korupsi Dana Kemah, Istana Bilang Begini

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Soal Dugaan Korupsi Dana Kemah, Istana Bilang Begini
Ali Mochtar Ngabalin. Ist

RAKYATKU.COM - Pihak istana mengomentari pemeriksaan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, terkait dugaan penyimpangan dana Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Indonesia.

Tenaga Ahli Kantor KSP, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, Dahnil seharusnya tidak mengaitkan pemeriksaan tersebut dengan posisi politiknya yang tidak membela Joko Widodo dalam Pileg 2019. 

“Tinggal Dahnil saja kalau dia mau jujur, ya jujur, atau kalau mau berbohong. Dia kan sebagai kader Muhammadiyah saya pun kader Muhammadiyah, kalau dia mau jujur dengan dana kemah monggo (silakan),” kata Ngabalin.

Ngabalin menambahkan, Dahnil tidak perlu lari ke sana kemari mengkaitkan kasus ini dengan ketidakberpihakannya kepada pemerintah. 

Selain itu, Ngabalin juga mengkritisi sikap Dahnil yang mengembalikan dana Rp 2 miliar. “Buktinya dananya dikembalikan. Artinya apa? Artinya mengapa baru ada masalah kemudian dikembalikan?,” ujar Ngabalin, dikutib Kumparan, Selasa (27/11/2018).

Loading...

Sebelumnya, Dahnil merasa dikriminalisasi sebagaimana tuduhan yang diarahkan kepadanya beberapa waktu terakhir. Lalu ia meminta Jokowi untuk tak diam dan membiarkan kriminalisasi terjadi.

“Saya yakin presiden tidak boleh diam manakala terjadi kriminalisasi terhadap kami yang justru dari awal ingin membantu presiden di tengah situasi yang pada saat itu karut-marut. Tapi kemudian kami justru hari ini dicari-cari dan dikriminalisasi,” ungkap Dahnil.

Ia pun sempat berbicara dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk melakukan klarifikasi. Dalam pertemuan tersebut, Dahnil mengungkapkan keluhannya karena merasa ada pihak yang tengah mencari kesalahannya. 

“Saya sampaikan ke Pak Menpora kok bisa seperti ini? Ini ada yang sedang mencari-cari. Padahal acaranya bagus Pak Presiden itu hadir,” ujar Dahnil. 

Loading...
Loading...