Senin, 26 November 2018 23:45 WITA

Sisa-sisa Jasad Khashoggi Diduga Disembunyikan di Vila Pengusaha Saudi

Editor: Mays
Sisa-sisa Jasad Khashoggi Diduga Disembunyikan di Vila Pengusaha Saudi
Tim penyelidik Turki, sedang menyelidiki dua vila yang diduga menyimpan tubuh Khashoggi. (Sumber: AP)

RAKYATKU.COM, ISTANBUL - Polisi yang mencari jenazah jurnalis Jamal Khashoggi, telah memperluas penyelidikan mereka, menyerbu sebuah vila pribadi di Turki barat laut.

Polisi Turki yang mencari jenazah wartawan Saudi, Jamal Khashoggi, telah menjelajahi lahan dua vila yang bersebelahan, di Turki barat laut, laporan kantor berita yang dikelola negara.

Penyelidik TKP dan pejabat lainnya dibantu oleh anjing pelacak dan pesawat tak berawak, pertama fokus dari salah satu vila di dekat kota Termal di provinsi Yalova, dan kemudian memperluas pencarian mereka ke pekarangan vila tetangga. Kantor berita Anadolu yang dikelola negara melaporkan.

Fokus pencarian adalah sumur di dasar vila pertama, yang sedang dikuras air dengan peralatan khusus dibawa ke tempat kejadian. 

Turki telah mempertahankan tekanan di Arab Saudi atas pembunuhan 2 Oktober kolumnis Washington Post yang berbasis di AS, yang adalah seorang pengkritik dari Pangeran Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman.

Turki mengatakan, jurnalis itu dibunuh oleh regu pembunuhan 15 anggota yang dikirim dari Riyadh.

Para pembunuh dilaporkan mencekik dan memotong-potong Khashoggi sebelum memindahkan jenazahnya, yang sampai saat ini belum ditemukan.

Anadolu, tanpa mengutip sumber mengatakan, vila-vila itu milik dua pengusaha Saudi, termasuk satu yang diduga telah dihubungi melalui telepon oleh beberapa anggota skuad pembunuhan Saudi.

loading...

Badan itu tidak menyebutkan nama pengusaha, tetapi mengatakan dia berada di luar Turki pada saat pembunuhan, dan belum kembali dalam dua bulan terakhir. 

Ankara menegaskan, perintah untuk pembunuhan itu berasal dari tingkat tertinggi pemerintah Saudi, tetapi bukan Raja Salman.

Agen Saudi yang telah disalahkan atas pembunuhan itu, termasuk beberapa anggota rombongan keamanan putra mahkota.

Arab Saudi awalnya mengatakan, Khashoggi keluar dari konsulat sebelum mengalihkan penjelasannya tentang apa yang terjadi di tengah kebocoran intelijen Turki. Riyadh sekarang mencari hukuman mati bagi lima anggota regu pembunuh, dalam sebuah langkah yang tampaknya ditujukan untuk menenangkan kemarahan internasional atas pembunuhan dan menjauhkan para pembunuh dan operasi mereka dari putra mahkota. 

Jaksa Saudi menyatakan, tim 15 orang yang dikirim ke Istanbul melebihi kewenangannya ketika ketua perunding di tim memutuskan untuk membunuh Khashoggi, karena menolak perintah untuk kembali.

Gubernur Yalova Muammer Erol menegaskan, pencarian terkait pembunuhan Khashoggi terjadi, tetapi mengatakan, pengumuman tentang pencarian akan datang dari jaksa kepala Istanbul, yang memimpin penyelidikan Turki ke dalam pembunuhan itu.

Loading...
Loading...