Jumat, 23 November 2018 21:01 WITA

Pemkab Sinjai Ajukan Pinjaman Rp200 Miliar untuk Pembangunan Jalan

Penulis: Rahmatullah
Editor: Nur Hidayat Said
Pemkab Sinjai Ajukan Pinjaman Rp200 Miliar untuk Pembangunan Jalan
Rapat paripurna DPRD Sinjai, Jumat (23/11/2018).

RAKYATKU.COM, SINJAI - Pemerintah Kabupaten Sinjai mengusulkan pinjaman Rp200 miliar demi menunjang pembangunan infrastruktur jalan di Bumi Panrita Kitta (julukan Sinjai). Pinjaman ini berdurasi empat tahun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Akbar M, menyampaikan peminjaman dilakukan karena masyarakat yang memberi masukan tentang kondisi jalan yang dapat memengaruhi roda perekonomian utamanya di sektor pertanian. Hal ini juga sesuai dengan visi misi Pemkab Sinjai. 

Menurut Akbar, pemerintah daerah dapat melakukan pinjaman bila belum pernah melakukan pinjaman atau pernah melakukan pinjaman tetapi tidak pernah menunggak.

"Dirjen Bina Pembangunan Daerah sangat merespons rencana pengajuan pinjaman tersebut yang pasti sesuai dengan PP Nomor 30 Tahun 2011, dana tersebut seluruhnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan proses pengajuan pinjaman harus mendapat persetujuan anggota DPRD masing-masing," tutur Akbar.

Sasaran dana tersebut untuk pembangunan infrastruktur di seluruh kecamatan yang diharap nantinya seluruh jalan di Sinjai tidak ada lagi yang tidak berlapis hot mix.

Mengenai lama pinjaman dan prosedur pengembalian pinjaman maupun dasar hukumnya, Kepala BPKAD Sinjai, Ratnawati menjelaskan, rencana pengajuan pinjaman ini berdasarkan pendapatan dan keseimbangan pendapatan daerah.

Loading...

"Kita tidak mampu melakukan percepatan pencapaian visi misi tanpa didukung oleh pinjaman. Dengan perhitungan yang matang, Sinjai mampu untuk membayar hingga empat tahun ke depan. Terkait bunga, 2019 hanya membayar bunga, kemudian baru pada 2020 baru dilakukan pembayaran pokok sehingga bunga juga ikut turun. Pemda sudah mempunyai hitung-hitungan apakah akan membayar per bulan, per tiga bulan, per enam bulan hingga per tahun," jelasnya.

Rencana Pemkab untuk menuntaskan pembangunan insfrastruktur di tahun pertama, menurutnya sangat menarik. Itu karena selama ini dana infrastruktur dipecah setiap tahun untuk penggunaan secara bertahap.

"Di tahun kedua, pembangunan akan difokuskan pada sektor perkebunan dan pertanian hal ini akan menyumbang PAD termasuk sektor pariwisata unggulan di Kabupaten Sinjai yang saat ini sudah mulai menggeliat," tuturnya.

Sejumlah fraksi menerima dan menyambut baik rencana tersebut, di antaranya, Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, serta Fraksi Partai Persatuan Pembangunan.

Ketua DPRD Sinjai, Abdul Haris Umar, mengatakan pinjaman ini perlu diajukan untuk akses transportasi yang makin baik dan percepatan roda perekonomian daerah,

Loading...
Loading...