Jumat, 23 November 2018 19:25 WITA

Sebelum Mutilasi Khashoggi, Tubaigy Alirkan Darahnya ke Wastafel Kamar Mandi

Editor: Mays
Sebelum Mutilasi Khashoggi, Tubaigy Alirkan Darahnya ke Wastafel Kamar Mandi
Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, dan Dr Salah Mohammed al-Tubaigy.

RAKYATKU.COM, ISTANBUL - Sebuah detil baru tentang pembunuhan Jamal Khashoggi, dilansir media Turki, Harian Sabah, Jumat (23/11/2018).

Di situ disebutkan, sebelum memutilasi Khashoggi, ahli forensik yang tergabung dalam tim pembunuh, dr Salah Mohammed al-Tubaigy, menyuntikkan bius ke Khashoggi.

Setelah itu, Tubaigy menelanjangi penulis opini Washington Post itu. Lalu dengan pisau bedah, Tubaigy memotong nadi wartawan senior asal Arab Saudi itu, dan mengalirkan darahnya ke wastafel kamar mandi Kedutaan Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada Selasa, 2 Oktober 2018.

Setelah darah Khashoggi habis, Tubaigy lalu mulai mendengarkan musik dari earphone, dan mulai memutilasi Khashoggi dengan pisau bedahnya.

loading...

"Tubaigy belajar ilmu forensik di Universitas Glasgow dan belum lama ini memaparkan proyek pribadinya di Australia, yaitu soal peralatan autopsi yang bisa dibawa," tambah harian itu.

Sebelumnya dikabarkan, jenazah Khashoggi dimutilasi di ruang kerja konsul Arab Saudi di Istanbul, Mohammed al-Otaibi, yang dilapisi lembaran plastik. Koresponden harian Hurriyet Toygun Atilla pekan lalu mengabarkan, tim pembunuh Saudi menggunakan koagilan, untuk menghentikan pendarahan saat proses mutilasi berlangsung. 

Dalam rekaman audio berdurasi tujuh menit yang dimiliki pemerintah Turki, dilaporkan Tubaigy terdengar mengatur jalannya proses mutilasi itu.

Loading...
Loading...