Sabtu, 24 November 2018 06:00 WITA

Pertama Kalinya, Pilot Muslim Amerika Serikat Dibiarkan Berjanggut

Editor: Nur Hidayat Said
Pertama Kalinya, Pilot Muslim Amerika Serikat Dibiarkan Berjanggut
Sersan Staf Abdul Rahman Gaitan. (Foto: Washington Post)

RAKYATKU.COM - Bagi nuslim, menumbuhkan janggut adalah sunnah yang diajarkan Nabi Muhammad saw. Nah, untuk pertama kalinya pilot muslim Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) diberikan kebebasan memanjangkan janggut.

Pilot muslim itu adalah Sersan Staf Abdul Rahman Gaitan. Pilot yang berada di Contingency Response Squadron 821 di Travis Air Force Base, California, itu harus menunggu empat tahun sebelum permintaannya itu ditanggapi. 

Siaran pers Angkatan Udara AS dilansir The Washington Times, mencatat Gaitan membutuhkan persetujuan dari beberapa pejabat di Angkatan Udara Amerika. "Komandan unit, pangkalan pendeta, komandan instalasi, hingga Wakil Kepala Staf Angkatan Udara, Divisi Personel," demikian laporan itu.

Gaitan mengatakan kepada surat kabar itu, beberapa personel militer bertanya apakah dia seorang teroris ketika dia mulai memelihara janggutnya. 

Loading...

Akan tetapi, beberapa kekhawatirannya mereda usai berbicara dengan pimpinan pangkalan. "Saya dipanggil ke kantor (komandan saya) bersama kepala dan sersan pertama menungguku," kata dia kepada Air Force Times.

"Tampilan, nada, kata-kata, dan posturnya meneriaki saya, 'Jangan khawatir, kami memiliki punggung Anda.' ... Saya keluar dari sana dengan perasaan yang belum pernah saya rasakan sebagai seorang Muslim Airman Hispanik. Saya akhirnya merasa seperti saya sepenuhnya bagian dari keluarga Angkatan Udara, dan bahwa rekan-rekan saya dan pemimpinan saya akan berjuang untuk melindungi saya," ungkap Gaitan.

Gaitan yang dibesarkan Katolik itu mengaku minatnya pada Islam pertama kali datang ketika ditempatkan di Izmir, Turki. Ia akhirnya mualaf usai mengunjungi sebuah masjid di Hawaii.

Loading...
Loading...