Rabu, 21 November 2018 10:18 WITA

Hadir Cuma 15 Menit, Nurdin Abdullah Lalu Pamit Tinggalkan Paripurna, Legislator Tepuk Tangan

Penulis: Rizal
Editor: Nur Hidayat Said
Hadir Cuma 15 Menit, Nurdin Abdullah Lalu Pamit Tinggalkan Paripurna, Legislator Tepuk Tangan
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, saat menghadiri rapat paripurna lanjutan pembahasan RAPBD Pokok Sulsel 2019 di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (21/11/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Setelah sebelumnya beberapa kali tertunda, rapat paripurna lanjutan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Pokok Sulsel 2019 akhirnya dihelat di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (21/11/2018). Rapat paripurna yang semula dijadwalkan pukul 08.30 Wita tersebut sempat molor hingga pukul 09.30 Wita.

Berdasarkan permintaan sejumlah fraksi, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah akhirnya menepati janjinya untuk hadir dalam paripurna dengan agenda mendengarkan pemandangan umum fraksi terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2019 tersebut.

Nurdin hadir didampingi oleh Penjabat Sekprov Sulsel Azhari Fakhsirie Radjamilo beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah Erbe didampingi oleh Ashabul Kahfi dan Yusran Sofyan. Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem tak hadir.

Namun, sebelum pemandangan umum fraksi dibacakan, Nurdin diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutan singkat. Dalam kesempatan tersebut, mantan Bupati Bantaeng dua periode ini meminta izin tak dapat mengikuti rapat paripurna tersebut sampai selesai. Alasannya, dirinya harus bertolak ke Kabupaten Sidrap untuk menghadiri sejumlah agenda. Nurdin pun hanya berada di ruangan paripurna kurang lebih 15 menit.

"Saya sudah telanjur mengiyakan jadwal di Sidrap untuk bertemu tokoh masyarakat dan unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) di sana. Sehingga saya tentu memohon maaf tidak bisa ikut sampai meyelesaikan pembacaan pemandangan umum ini. Perjalanan ke Sidrap paling cepat 2,5 jam," tuturnya.

Nurdin menyebut kehadirannya di rapat paripurna meski dalam waktu singkat tersebut, merupakan bentuk penghormatannya kepada dewan yang sedang bergelut merampungkan pembahasan RAPBD 2019. Dirinya berharap ke depannya, kebersamaan antara pihak eksekutif dan legislatif dapat terus terjalin dengan baik.

"Kehadiran saya sebagai penghormatan kepada dewan yang terhormat yang sedang melakukan pembahasan RAPBD 2019. Kami memahami bahwa dalam pembahasan ini harus dibangun sebuah kebersamaan antara eksekutif dan legislatif," tutup Nurdin sambil berpamitan.

Izin Nurdin tersebut direspons dengan tepuk tangan para legislator yang hadir di ruangan paripurna. Sekadar diketahui, rapat paripurna ini dihadiri oleh 67 orang legislator.