Selasa, 20 November 2018 23:58 WITA

Ini Alasan Pimpinan DPRD Sulsel Temui Nurdin Abdullah

Penulis: Rizal
Editor: Fathul Khair Akmal
Ini Alasan Pimpinan DPRD Sulsel Temui Nurdin Abdullah
Ni'matullah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Unsur pimpinan DPRD Sulsel telah bertemu dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, di Rujab Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (20/11/2018) pagi tadi. Pertemuan tersebut guna menyatukan pemahaman terkait nota keuangan RAPBD Sulsel 2019 yang menjadi polemik dikalangan fraksi belakangan ini.

Pertemuan tersebut berlangsung diam-diam. Hadir dalam pertemuan tersebut pimpinan DPRD Sulsel, masing-masing Moh. Roem selaku Ketua DPRD Sulsel serta Ni'matullah Erbe dan Ashabul Kahfi selaku Wakil Ketua DPRD Sulsel. Selain Roem, Ullah, dan Kahfi, hadir juga Pjs Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Azhari Fakhsirie Radjamilo dan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulsel, Muhammad Jabir.

Dikonfirmasi, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah Erbe mengungkapkan alasan dewan berinisiatif menemui gubernur. Menurutnya, perlu ada itikad baik kedua belah pihak agar pembahasan RAPBD Pokok 2019 berjalan lancar.

"Intinya kita di DPRD memperlihatkan niat baik agar pembahasan RAPBD selesai tepat waktu. Soal-soal lain, terkait teknis itu hal lain. Yang penting kesepahaman dan keinginan kita menyelesaikan ini dengan baik demi kepentingan masyarakat," tuturnya, Selasa (20/11/2018).

Sekadar diketahui, Peraturan Mendagri nomor 38 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2019, dijelaskan bahwa Gubernur dan DPRD wajib menyetujui bersama rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Pokok tahun 2019 paling lambat 30 November 2018 atau paling lambat 1 bulan sebelum dimulai tahun anggaran 2019.

Oleh karena itu, menurut Ullah, sapaan akrab Ni'matullah, kedua belah pihak harus saling meredam ego. Hal ini dilakukan untuk menghindari Sulsel terkena penalti akibat terlambat merampungkan pembahasan RAPBD 2019.

"Tidak penting kita bertahan dengan ego masing-masing. Kalau masalah yang terus kita perdebatkan, tidak akan ada selesainya," tambahnya.

Ullah yang juga Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel ini pun mengakui bahwa pertemuan tersebut telah menghasilkan solusi antara kedua belah pihak mengenai polemik RAPBD Pokok Sulsel 2019. Namun, Ullah tak membeberkan solusi apa yang dihasilkan tersebut.

"Yang penting sudah ada solusinya. Pak Gubernur juga sangat paham pemerintahan, dia mengerti (keinginan DPRD Sulsel). Prinsipnya bahwa kita pimpinan DPRD mencapai kesepahaman dengan gubernur tentang bagaimana pembahasan ini diselesaikan,” tutupnya.

Sekadar diketahui, rapat paripurna pembahasan RAPBD Pokok 2019 akan kembali dilanjutkan pada Rabu (21/11/2018) besok pukul 08.30 Wita. Rapat yang mengagendakan pemandangan umum fraksi terhadap Nota Keuangan dan Ranperda tentang APBD 2019 tersebut merupakan lanjutan rapat paripurna yang sempat dua kali tertunda pada Senin (19/11/2018) kemarin.